Kapolresta Mamuju Sikapi Aksi Terorisme di Makassar

0
71

Mapos, Mamuju – Keamanan adalah kebutuhan untuk melindungi diri dari bahaya fisik. Ancaman terhadap keselamatan seseorang dapat dikategorikan sebagai ancaman mekanis, kimiawi, termal dan bakteriologis, dan psikologis.

Terorisme merupakan suatu kejadian yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk melakukan serangan-serangan yang telah terkoordinasi dan bertujuan membangkitkan perasaan takut atau cemas terhadap sekelompok masyarakat yang mengakibatkan kerugian

Dalam melakukan aksinya, pelaku terorisme seringkali menggunakan cara kekerasan ataupun indentik dengan cara militer untuk menyebarkan ketakutan atau tero. Bahkan skala besar pada suatu negara.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Terjadinya serangan terorisme akan memberi dampak pada sektor investasi dan perekonomian di suatu Negara. Karena setelah terjadinya serangan terorisme tersebut, akan muncul ketidakstabilan politik dan keamanan di daerah tersebut

“Serangan terorisme akan menimbulkan rasa ketakutan dan akan berdampak pada sektor investasi dan perekonomian. Karena akan ada korban baik korban jiwa maupun korban materil,” ujar Kapolresta Mamuju Kombes Pol Iskandar, Senin (29/03/2021).

Terkait menyebarkan informasi teror, itu salah satu bentuk ancaman keamanan dan faktor yang mempengaruhi psikologis masyarakat terkait kamanan.

“Sebaiknya nitizen mampu meredam untuk tidak menyebarkan luaskan berita atau informasi tetkait kegiatan ataupun kejadian terorisme. Sebab salah satu tujuan jaringan terorisme adalah menyebar teror alias menakut nakuti masyarakat,” tambahnya.

Terkait aksi terorisme yang terjadi di Makassar tanggal 28 april 2021, Kapolresta menyatakan sikap mengecam dan mengutuk segala tindakan terorisme. Apapun motif dan latar belakangnya, serta segala macam tindakan yang menggunakan kekerasan, terlebih mengatas namakan agama dengan cara menebar teror kebencian dan kekerasan.

Dia pun menyampaikan bela sungkawa yang sangat mendalam kepada korban ledakan bom bunuh diri.

“Saya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersatu padu menangkal aksi terorisme, tidak mudah terprovokasi, mempererat persatuan dan kesatuan, saling membangun silaturrahmi dan koordonasi antara aparat, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama. Membangun kewaspadaan serta saling menjaga dan responsif terkait indikasi kegiatan-kegiatan terorisme atau radikalisme dengan cara melaporkan kepada aparat penegak hukum,” tutupnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.