Kapolresta Mamuju Polda Sulbar Ingatkan Patuhi Prokes

0
275

Mapos, Mamuju – Kapolresta Mamuju Kombes Pol Minarto, menyatakan, seluruh tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Mamuju 2020 secara keseluruhan berjalan lancar, aman dan sesuai dengan harapan.

Perwira berpangkat tiga bunga melati ini pun mengingatkan semua pihak bahwa dimasa Pilkada, penerapan protokol kesehatan (prokes) tidak hanya dilakukan pada saat pemungutan suara saja. Namun juga pada tahapan-tahapan selanjutnya, sampai dengan berakhirnya seluruh tahapan pilkada.

“Prokes tetap wajib diterapkan dalam aktifitas kehidupan sehari-hari. Yang ingin saya sampaikan juga adalah, saat ini kita berada dalam era keterbukaan informasi. Benar, hak seluruh masyarakat untuk dapat mengakses informasi terkait Pilkada. Namun dihimbau saat proses pleno berjalan, agar mematuhi prokes. Tidak harus berkumpul dan tidak mesti datang ke kantor KPU. Kecuali personal yang sifatnya substansial. Karena hasil pleno nantinya akan dipublish secara resmi oleh pihak KPU, proses yang  sedang berjalanpun dapat diakses melalui portal resmi KPU,” urai Minarto, Senin (14/12/2020).

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dia menegaskan, Jika ada indikasi pelanggaran terhadap prokes, polisi akan melakukan tindakan sesuai hukum yang berlaku. Berdasarkan Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19. Juga Undang-undang Nomor 06 tahun 2018 tentang kekarantinaan Kesehatan serta maklumat Kapolri Nomor 3 tahun 2020 Tentang kepatuhan terhadap protokol kesehatan dalam pelaksanaan pemilihan tahun 2020.

“Sudah ada beberapa regulasi yang mengatur tentang kewenangan Kepolisian dalam penegakan hukum dimasa pandemi Covid-19. Namun pada penerapannya polisi menggunakan prinsip ultimum remedium. Artinya, penegakan hukum adalah fase yang paling terakhir. Kita akan tetap mendahulukan langkah preventif,” tegasnya.

Salah satu instruksi dalam Inpres tersebut yakni mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai tugas, fungsi, dan kewenangan masing-masing dalam menjamin kepastian hukum, memperkuat upaya dan meningkatkan efektivitas pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (Covid-19 ) di seluruh daerah provinsi serta kabupaten/kota di Indonesia.

“Potensi penularangan Covid-19 itu bergantung pada pola mobilitas masyarakat dan aktivitas kesehariannya. Saat ini sudah ada prokes salah satu regulasinya adanya larangan untuk berkumpul dan kewajiban menerapkan social distancing. Sehingga jika ada kegiatan berkumpul yang berpotensi menjadi penyebaran atau klaster Covid-19, maka polisi akan lakukan himbauan untuk segera membubarkan diri, ” tandasnya.

Minarto juga mengajak warga untuk bijaksana dalam bermedia sosial. Khususnya selama tahapan Pilkada. Dia meminta kepada pewarta dan nitizen untuk selalu memberikan informasi yang kredibel, akurat, dan menyejukkan.

“Terkait penyampaian dan penerimaan informasi bagi penggunaan media sosial, baik itu Facebook, Whatsapp, Instagram dan lainnya, seharusnya penyampaian informasi secara bijak. Tidak mudah terpengaruh dengan berita atau isu provokatif bahkan hoax sehingga tidak menimbulkan keresahan atau kegaduhan,” ucapnya.

Sebuah berita atau informasi yang diterima, katanya, tidak bisa begitu saja ditelan mentah-mentah lalu kemudian dishare ke orang lain. Tapi harus dipilih dan dipilah, kemudian dianalisa layak tidaknya berita atau informasi sebelum dishare. Jika menyebar berita yang sifatnya hoax itu dapat dipidana.

“Begitu pula bagi rekan-rekan pewarta agar selalu menciptakan berita yang kredibel dan akurat. Cek di lapangan, kemudian diolah sesuai fakta sehingga saat dipublikasikan tidak menyebabkan ketersinggungan pihak lain. Tidak menyakiti perasaan orang lain dan tidak membuat gaduh atau menimbulkan perdebatan yang pada akhirnya dapat menimbulkan pertentangan, pertengkaran atau permusuhan” katanya.

Dia juga mengingatkan bahwa ada  norma-norma dan kesusilaan yang harus dijunjung tinggi.

“Alangkah baiknya bila media sosial itu kita jadikan sebagai alat dan media untuk menebarkan kebaikan, mempererat silahturahmi dan mewujudkan kerukunan,” tutupnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.