Kapolda Sulbar: Benar Dikatakan Benar, Salah Dikatakan Salah

Mapos, Mamuju – Kapolda Sulbar, Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta, menegaskan komitmennya dalam memimpin institusi dengan prinsip keadilan, transparansi dan ketegasan.

Hal tersebut disampaikan langsung dalam kunjungan kerjanya di Mapolresta Mamuju, Rabu (6/5/26), di hadapan seluruh pejabat dan personel.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Mamuju dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat dan terima kasih atas kehadiran pimpinan tertinggi di lingkungan Polresta Mamuju.

“Ini merupakan suatu kebahagiaan dan kehormatan bagi kami, dimana Bapak Kapolda beserta rombongan berkenan hadir di tengah-tengah kami. Meskipun sempat tertunda, namun hari ini dapat terlaksana dengan baik. Kami laporkan, personel yang hadir saat ini berjumlah 100 orang yang terdiri dari Pamen, Pama, Bintara dan ASN. Kami berusaha semaksimal mungkin menjaga kamtibmas, namun menyadari masih banyak kekurangan, sehingga kami mohon arahan dan dukungan Bapak ke depannya,” tutur Kapolresta.

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sulbar memulai arahannya dengan menepati janji silaturahmi sekaligus memohon maaf karena menjadikan Polresta Mamuju sebagai kunjungan terakhir dalam rangkaian kunjungan kerja ke seluruh jajaran di Sulbar.

Irjen Pol Adi Deriyan menekankan bahwa dalam kepemimpinannya, ia akan bersikap tegas namun adil. Tidak ada perlakuan istimewa atau istilah “anak emas”.

“Di masa kepemimpinan saya, yang benar akan saya katakan benar dan yang salah tetap saya katakan salah. Saya akan memperlakukan seluruh anggota secara adil, tanpa membeda-bedakan. Bagi yang berprestasi akan saya berikan penghargaan, namun bagi yang melanggar aturan, saya juga akan menindak tegas. Ini demi melindungi anggota yang benar-benar bekerja baik dan menjaga marwah institusi,” tegas Kapolda.

Ia juga mengingatkan agar seluruh personel membuang sekat-sekat wilayah. Menurutnya, semua adalah satu tim besar bernama Polri yang bertanggung jawab menjaga keamanan di mana pun berada.

Kapolda juga menanamkan nilai-nilai luhur yang disingkat menjadi “ABDI” sebagai pedoman kerja:

• Amanah: Memegang teguh kepercayaan dan menjauhi perbuatan zalim.

• Berani: Tegak membela kebenaran dan melawan kejahatan.

• Disiplin: Menjalankan perintah dan tugas dengan penuh tanggung jawab.

• Ikhlas: Menganggap tugas sebagai bentuk ibadah dan pengabdian.

Lebih lanjut, Kapolda mengingatkan kembali pada semangat Rastra Sewakottama Pelayan Masyarakat yang Utama.

“Jangan pernah merasa kita lebih tinggi dari masyarakat. Saya sebagai Kapolda hanyalah manajer pelayanan bagi masyarakat Sulawesi Barat. Jangan takut dalam mengungkap kasus, saya sebagai pimpinan siap bertanggung jawab penuh atas tugas yang kalian jalankan selama itu benar,” tegas Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga memberikan masukan terkait pembuatan konten-konten positif di media sosial, agar mampu menyusun storytelling yang baik sehingga pesan pelayanan dapat tersampaikan dengan efektif.

Di akhir arahannya, Kapolda menyampaikan pesan humanis kepada seluruh anggotanya.

“Polisi yang baik bukanlah polisi yang sempurna, tetapi polisi yang terus berusaha memberikan yang terbaik. Layanilah masyarakat dengan hati nurani. Kepada yang sudah berkeluarga, jadilah suami, istri, dan orang tua yang baik di rumah. Selamat bertugas, berikan yang terbaik,” tutup Kapolda.

Kegiatan ditutup dengan pembagian tali asih sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril dari pimpinan kepada seluruh personel Polresta Mamuju.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...