Kapolda: Pengungsi Akibat Gempa Mamasa Mencapai 18 ribu Jiwa

  • 13 Nov 2018
  • Mamuju
  • Sudirman Al Bukhori
  • 67
Gambar Kapolda: Pengungsi Akibat Gempa Mamasa Mencapai 18 ribu Jiwa Kapolda Sulbar gelar conference pers situasi pasca gempa Mamasa.

Mapos, Mamuju – Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar mengatakan jumlah pengungsi korban gempa Mamasa mencapai 18 ribu jiwa. “Itu untuk seluruh pengungsi Mamasa,” ujarnya saat menggelar conference pers di aula Ditlantas Polda Sulbar, jalan Ahmad Kirang, Mamuju. Selasa (13/11/2018).

Ia menjelaskan, mereka tersebar di beberapa posko pengungsian dan juga di rumah keluarganya yang berada diluar Mamasa.

“Pengungsi paling banyak berada di Kecamatan Sumarorong,” sebutnya.

Baharuddin menuturkan, di Polewali, Polres Polman juga telah menyiapkan posko untuk para pegungsi Mamasa.

Selain itu, bantuan kemanusiaan untuk para pegungsi terus mengalir, baik dari Kepolisian, TNI, pemerintah daerah dan provinsi, bahkan ada yang dari Pinrang dan Enrekang.

“Selama di Mamasa. Saya sangat mengapreasiasi peran dari FKUB. Malahan ada satu pendeta yang saya temui mengatakan, dengan kejadian ini mendekatkan kita kepada Yang Maha Kuasa. Jujur saya salut. Mereka disana begitu tegar, sabar dan ikhlas menerima cobaan ini,” kata Jenderal bintang satu ini.

Kapolda juga mengajak kepada semua pihak untuk bersama-sama membantu dan meringankan beban para pegungsi yang ada di Mamasa.

“Saya mengajak kepada semua, untuk bersama-sama meringankan beban saudara-saudara kita yang ada di Mamasa,” ucapnya.

Kapolda Sulbar gelar conference pers situasi pasca gempa Mamasa.

Dirinya juga menginformasikan bahwa selama gempa terjadi di Mamasa, ada satu rumah penduduk mengalami kerusakan berat, selebihnya, masuk dalam rusak ringan. Korban jiwa nihil.

“Satu rumah rusak berat dan selebihnya kerusakannya ringan (keretakan kecil pada dinding tembok rumah). Sedangkan untuk korban jiwa nihil,” kunci Kapolda.

(usman)