Jumlah Akseptor KB di Majene Malampaui Target

  • 29 Jun 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 233
Gambar Jumlah Akseptor KB di Majene Malampaui Target

Mapos, Majene — Satu langkah yang patut diacungi jempol kepada Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas PP dan KB yang bekerja sama dengan TP PKK dan Kodim 1401 Majene karena mampu memotivasi masyarakat dalam mengukuti program pemerintah lewat pengendalian penduduk.

Hal ini terungkap saat pelaksanaan Hari Keluarga Nasional ke 27 dalam upaya memecah Rekor Muri Pelayanan KB Serentak dengan Sejuta Akseptor di Kabupaten Majene, Senin (29/06/2020).

Untuk Kabupaten Majene dilaksanakan secara serentak di semua fasilitas kesehatan yang ada atau di PKM kecamatan se Kabupaten Majene.

Sedangkan untuk Kabupaten Majene dipusatkan di PKM Lembang dengan target IUD atau implant sebanyak 1.821 akseptor, suntik KB sebanyak 215 akseptor, pengguna pil atau kondom sebanyak 263 akseptor dengan total target sebanyak 610 akseptor untuk semua jenis kontrasepsi yang ada.

“Namun, pada kenyataan di lapangan justru melebihi target yang diperkirakan. Malah ada 1.049 akseptor turut ambil bagian pada hari ini,” kata Kepala Dinas PP dan KB Kabupaten Majene, dr Hj Wahida.

Dikatakan, sebelumnya pihaknya meminta kepada 41 Penyuluh KB yang ada masing masing ditarget 15 orang akseptor, sementara laporan yang masuk sudah 1.049 orang pada Kamis kemarin.

“Dan ini akan bertambah sampai hari ini, termasuk RSUD Majene juga melayani tapi khusus pada pasca persalinan, karena laporannya secara real time, maka kami dari Pihak Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Majene juga harus kontinyu melaporkan ke pusat sampai batas waktu pukul 15.00 Wita hari ini,” kata dr Wahida.

Pada kesempatan sama, Kabid Pengendalian Penduduk BKKBN Provinsi Sulbar, Walfaidin menyebut, pelaksanaan Sejuta Akseptor ini dilaksanakan dalam rangka pemecahan rekor Muri.

“Hari ini di Kabupaten Majene, sungguh sangat luar biasa keterlibatan berbagai pihak terutama dari Pemerintah Kabupaten Majene itu sendiri, TNI dan TP. PKK. Meski pun kondisi masyarakar berada di tengah pandemi Covid-19, namun tetap berupaya memberikan pelayanan kepada masyarakat, karena kita tidak menginginkan di tengah pandemi Covid19 ini akan banyak angka kelahiran khususnya di Provinsi Sulawesi Barat,” ungkap Walfaidin.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Majene, Dra Hj Fatmawati Fahmi berharap agar kegiatan hari ini dapat mencapai target yang ditentukan dan berharap yang datang ke Faskes adalah pasangan usia subur.

Dikatakan, terkait target pengharagaan dari BKKBN RI, oleh Bupati Majene, Fahmi Massiara telah dianugerahi Manggala Karya Kencana (MKK).

“MKK merupakan penghargaan tertinggi dari Kepala BKKBN RI yang diberikan kepada bupati atas prestasi, komitmen, dukungan dan dharma baktinya yang besar serta kepemimpinanya dalam pelaksanaan program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pengembangan Keluarga (KKBPK) di wilayahnya,” ungkap Fatmawati Fahmi.

Menurut dia, sebagai mitra pemerintah pihaknya memotivasi diri akan selalu turut serta menyukseskan program keluarga berencana.

“Karena kami punya motivasi dan tanggung jawab yang besar terhadap pelayanan KB. Dan untuk di Kabupaten Majene selalu ada sinergitas pada saat hari Kesatuan Gerak PKK kita selalu melakukan gerakan KB – Kes di semua kecamatan dan desa se Kabupaten Majene. Dan Alhamdulillah, atas support dari Pemerintah Kabupaten hingga kami juga sukses membangun pelayanan KB,” sebutnya.

Fatmawati berpesan kepada para ibu-ibu akseptor KB supaya tetap mohon ijin dan minta restu kepada suami bila ingin pasang KB.

Wakil Bupati Majene, H Lukman, S. Pd, M. Pd pada kesempatan sama menyatakan, karena kegiatan serupa sudah merupakan agenda rutin sehingga Ia yakin target yang telah ditetapkan akan dapat dilampau.

“Karena persoalan KB bukan lagi semata-mata persoalan pemerintah, namun betul-betul sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Jadi, masyarakat sekarang sudah terpanggil dan sadar untuk ber KB. Untuk di Kabupaten Majene, kita tidak terlalu kesulitan dalam pelaksanaan program KB, bahkan saking berhasilnya program KB ada salah satu sekolah di Kecamatan Sendana penerimaan siswa baru di SD tersebut pendaftarnya baru 1 orang. Ini artinya, masyarakat kita sudah paham akan pentingnya ikut program KB,” beber Lukman.

Tak lupa, Lukman berterima kasih kepada semua elemen yang telah memberikan kontribusinya pada program ini, mulai dari TNI – Polri, TP. PKK dan semua organisasi yang telah berkontribusi melalui program ini terutama kepada Dinas PP dan KB Majene selaku leading sektor.

“Mari kita tetap semangat untuk melanjutka program pemerintah ini, karena dengan semangat kita akan dapat sukseskan semua pembangunan yang ada di Kabupaten Majene,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan, Dandim 1401 Majene, Letkol Inf Yudi Rombe beserta anggota Persit KCK, Ketua dan Wakil Ketua TP PKK Majene beserta anggota, Perwakilan dari BKKBN Sulbar, Ibu Hj. Roswati Archus selaku Wanita Kencana yang juga mantan Kepala BKKBN Sulbar.

(*)