JKN-KIS Tekan Angka Kemiskinan di Indonesia

WhatsAppImage2017-12-12at114404AMjpeg_1513129333

Mapos, Jakarta – JKN-KIS terbukti telah melindungi jutaan masyarakat Indonesia dari garis kemiskinan. Dari angka sementara yang dirilis Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat FEB UI, pada tahun 2016 JKN-KIS telah menyelamatkan 1,16 juta orang dari kemiskinan. Tak hanya itu, JKN-KIS juga telah melindungi 14,5 juta orang miskin dari kondisi kemiskinan yang lebih parah.

“Pengeluaran masyarakat untuk iuran JKN-KIS dapat dianggap sebagai investasi karena JKN-KIS terbukti mampu melindungi keluarga dari kemiskinan akibat penyakit berbiaya mahal. Sebelum ada JKN-KIS, ada banyak masyarakat yang tadinya mampu secara finansial, mendadak jatuh miskin karena besarnya biaya berobat yang harus dikeluarkan. Faktanya kehadiran JKN-KIS telah menjaga kestabilan finansial jutaan keluarga di Indonesia,” papar Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris dalam acara Pertemuan Diskusi Panel Stakeholder JKN di Jakarta (12/12/2017).

Dalam kesempatan tersebut, Fachmi juga mengulas soal besarnya biaya yang dikeluarkan BPJS Kesehatan untuk penyakitNon Communicable Disease (NCD) alias penyakit tidak menular. Padahal berbagai penyakit tersebut sangat bisa dicegah melalui penerapan pola hidup sehat.

“Tahun 2014-2016, NCD menyerap 26,33% dari realisasi biaya Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL). Jika dibiarkan berlarut-larus, hal ini dapat mempengaruhi sustainibilitas program JKN-KIS. Untuk itu, diperlukan partisipasi seluruh pihak untuk mengubah karakter dan gaya hidup masyarakat Indonesia ke arah yang lebih sehat,” kata Fachmi.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...