Insentif Tenaga Kontrak Mamuju Makin Bias

0
23

Mapos, Mamuju – Nasib pembayaran insentif sekitar 6.250 tenaga kontrak Pemerintah Kabupaten Mamuju, selama enam bulan terakhir, hingga akhir November 2020 belum jelas.

Pemkab Mamuju pun memiliki cukup anggaran untuk menuntaskan insentif kontrak tenaga kontrak, yang hingga sejak Juni 2020 belum terbayarkan.

Bahkan sejumlah permasalahan baru bermunculan. Yakni belum tuntasnya administrasi dari sejumlah OPD dan besaran rupiah yang belum pasti.

Sekda Mamuju Suaib, mengatakan, hingga hari ini pihaknya masih melakukan upaya agar insentif dapat dibayarkan sesegera mungkin.

“Saya sudah diminta Bupati Mamuju untuk segera membayarkan gaji tenaga kontrak. Dan saya pun sudah disposisi ke keuangan untuk ditindak lanjuti,” kata Suaib, saat ditemui diruang kerjanya, Senin (30/11/2020).

Namun Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD), Budianto mengatakan, postur anggaran untuk pembayaran insentif tenaga kontrak tidak cukup.

Meski saat ini Pemkab Mamuju telah menerima dana bagi hasil (DBH) dari Pemprov Sulbar sebesar Rp8,1 miliar, namun realisasi untuk pembayaran insentif tenaga kontrak hanya bisa digunakan setengahny.a. Yakni kurang lebih Rp4,2 miliar saja.

“DBH memang sudah kita terima sebesar Rp8,1 miliar. Tetapi yang bisa kita fungsikan sesuai dengan peraturan penggunaan anggaran sebesar Rp4,2 miliar,” sebut Budianto.

Artinya, dari kebutuhan pembayaran insentif kontrak sebesar Rp3,1 miliar perbulan, DBH hanya mampu mengakomodir satu bulan saja.

Untuk menuntaskan gaji tenaga kontrak hingga Desember 2020, dibutuhkan dana sebesar Rp20 Miliar.

Budianto mengakui menunggu pencairan LLPD (Lain-lain Penerimaan Daerah) sebesar kurang lebih Rp3 miliar. Untuk menambah pembayaran insentif tenaga kontrak, maksimal hingga bulan September atau tiga bulan Gaji.

“Kami ajukan 4 alternatif. Yakni mulai bulan Agustus. Jika kurang, maksimal sampai bulan September atau 3 bulan. Jumlahnnya kira-kira lebih Rp10 miliar,” sebutnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.