Ini Respon SDK Terkait Pemecatan 3 Kaling

Gambar Ini Respon SDK Terkait Pemecatan 3 Kaling

Mapos, Mamuju – Kabar pemecatan tiba-tiba tiga Kepala Lingkungan (Kaling) di Kelurahan Sinyonyoi, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, menuai simpati dari masyarakat Mamuju. Termasuk DR. H. Suhardi Duka (SDK).

Tiga kepala lingkungan yang dipecat secara tiba-tiba ini diantaranya Kepala Lingkungan Sampaong, Ahad, Kepala Lingkungan Kampung Jati, Jasman dan Kepala Lingkungan Sinyonyoi Selatan, Abd Wahab.

Sebagaimana di lansir sejumlah media, pemecatan ketiganya itu diduga karena ada hubunganya dengan situasi menjelang Pilkada Mamuju 2020. Bahkan dikutip pada laman makassar.tribunnews.com, Lurah Sinyonyoi, Amiruddin membenarkan tiga kepala lingkungan dicopot usai memfasilitasi pembagian bantuan sembako dari salah seorang Anggota DPR RI Dapil Sulbar (SDK).

“Sebenarnya pemberhentian sementara dulu,”kata Amiruddin via telepon kepada wartawan di Mamuju.

Menanggapi itu, SDK menyampaikan rasa simpatinya atas pemecatan tersebut.

“Saya mendengar berita itu saya terharu dan tadi siang saya menemui mereka dirumahnya masing-masing. Sekaligus minta maaf karena akibat saya mereka di pecat. Tapi rupanya mereka legowo diberhentikan, karena upaya kemanusiaan yang mereka lakukan. Lalu dipecat. Bukan karena korupsi katanya, jadi mereka tidak merasa malu sedikit pun,” kata SDK, Rabu (20/05/2020).

Meski tidak mempersoalkan hal tersebut, SDK mengingatkan bahwa dirinya juga memiliki tanggung jawab yang sama untuk membantu masyarakat Mamuju. Baik sebagai pribadi maupun sebagai pejabat Negara (Anggota DPR-RI).

“Saya sadar bahwa mereka memilih saya pada pemilu lalu. Sehingga saya bisa duduk di DPR-RI. Dan kalau ditengah pandemi Covid-19 ini saya berusaha membagi sembako untuk membantu mereka, tentu itu sangat wajar,” terang SDK.

SDK juga menandaskan, Pemkab Mamuju sebaiknya melakukan introspeksi. Jangan jadikan kekuasaan sebagai alat untuk menekan dan mengkotak-kotakan rakyat.

“Jadi untuk kedepannya mungkin saya tidak akan susahkan Kepala Lingkungan lagi, agar tidak berdampak pada mereka pula,” tutup SDK.

(*)

Baca Juga