Mapos, Makassar — Kegiatan hari kedua cabor karate try out PPLP Sulbar ke PPLP Sulsel memasuki fase simulasi teknik.
“Penilaian fisik atlet PPLP Sulbar dan atlet PPLP Sulsel hampir seimbang. Untuk penilaian teknik, masing-masing atlet baik Sulbar maupun Sulsel punya kelebihan dan kekurangan,” kata Kepala Pelatih Karate PPLP Sulbar Sensei Pirmansyah, Sabtu (19/4/2024).

Khusus untuk atlet Sulbar, lanjutnya, cenderung lambat menerima respon serangan dari lawan dan terkadang salah mengambil teknik dalam mengcounter serangan lawan. Namun sangat agresif sebagai pemain penyerang dan mampu mengkombinasikan serangan tehnik kaki dan tangan dengan baik.
“Penilaian strategi dan trik, atlet Sulbar memiliki kekurangan dalam bermain short time. Tp dlm permainan long time, kita lebih unggul,” katanya.
Untuk sesi kedua yaitu simulasi dan semi kompetisi, atlet Sulbar maupun Sulsel hampir imbang. Dikelas Kumite, atlet Sulbar Naufal Nizar yang 3 kali main hanya menang sekali. Kemudian Nabila Samuel 4 kali main dengan menang 3 kali dan sekali kalah.
“Itupun Nabila melawan atlet putra dari Sulsel dengan skor tipis 2-1. Tapi untuk kelas putri kita lebih unggul dari Sulsel,” katanya.
Sementara atlet Andre Palullungan dalam 5 kali main,a sekali kalah dan unggul tipis dalam 4 pertemuannya.
“Pada kelas Kata atlit kita flFahri menduduki posisi kedua dari 5 peserta.
Untuk keseluruhan materi selama try out, peningkatan atlet dari segi fisik dan teknik sebenarnya sudah meningkat dibanding try out tahun lalu. Tapi dalam penguasaan arena mqsih sangat kaku melakukan teknik,” terang Pirman.
Kadispora Sulbar Saparuddin Sanusi, mengatakan, kemampuan fisik dan teknik atlet karate PPLP Sulbar sangat bagus.
“Tinggal dilatih mental bertanding saja. Ini bisa dimaklumi karena kurangnya jam bertanding mereka. Ke depan, kita buat agenda pertandingan dengan jadwal tetap. Teknis akan dibicarakan bersama,” kuncinya.
Pelaksanaan try out PPLP Sulbar ke PPLP Sulsel mendapat respon positif dari Pj Gubernur Sulbar Prof Zudan Arif Fakrulloh. Dia yang juga atlet karateka berharap, hasil try out dijadikan dasar untuk pengembangan atlet dalam rangka raih prestasi maksimal.
“Terus dan teruslah berlatih. Semua program pembinaan hanya ditujukan untuk meraih prestasi maksimal,” kata Zudan.
(*/adv)






