Hari Ini Maba STAIN Majene Mulai Melaksanakan PBAK

Gambar Hari Ini Maba STAIN Majene Mulai Melaksanakan PBAK

Mapos, Majene — Seperti biasanya setiap tahun ajaran baru, seluruh mahasiswa baru (Maba) turut dalam Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), tidak terkecuali di STAIN Majene.

Bupati Majene Fahmi Massiara yang membuka acara itu di Aula Masjid Agung Ilaikal Mashir Majene, Kamis (28/8/2019) mengatakan, berdasarkan langkah demi langkah, STAIN Majene sudah melangkah dengan pasti.

“Pemerintah Daerah senantiasa mendorong dan memberikan semangat pada STAIN sehingga terjalin hubungan yang baik, mulai dari perintisan, operasional sampai dengan dilantiknya Ketua STAIN Majene,” sebut Fahmi Massiara.

Dihadapan Ketua STAIN Majene – Dr H Muh Napis Djuwaeni, MA, yang mewakil Kapolda Sulbar, yang mewakili Bupati Polman, Asisten I Majene dan undangan lainnya, Fahmi mengatakan, sampai saat ini STAIN selalu menampakan kinerja yang baik, hingga akhirnya animo masyarakat banyak berminat masuk ke STAIN Majene.

“Karena STAIN sudah bergerak dengan baik dan beranjak semakin baik, bisa saja kedepannya STAIN akan berubah menjadi IAIN. Kami, Pemerintah Daerah sudah membuatkan jelan alternatif menuju ke Kampus STAIN Majene sehingga tidak mengambil jarak yang jauh lagi,” ungkap Fahmi Massiara.

Dengan ditunjuknya Majene sebagai pusat layanan pendidikan, lanjutnya maka tepat sekali jika STAIN dibangun di Majene.

“Citra inilah yang harus tetap dipelihara dan harus kita tetap jaga dengan baik. Seperti kita ketahui, bahwa mahasiswa yanh mendaftar pada tahun belajar 2019 lebih dari 1.000 orang. Ini merupakan hal yang sangat luar biasa,” pujinya.

Sukses seseorang, sebut Fahmi tidak selamanya harus mengikut kepada orang lain, tapi dengan bekal ilmu yang dimiliki, dia bisa tampil secara individu sesuai dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Majene terkait dengan tagline Profesional, maka di STAIN Majene diharapkan akan mencetak sumber daya manusia yang profesional yang bisa membangun Majene lebih baik lagi kedepannya.

Dengan banyaknya mahasiswa dari berbagai daerah, akan banyak membutuhkan kos-kosan atau tempat tinggal dan tentu akan menyehatkan bisnis hunian di daerah.

“Saya berharap, para mahasiswa dari luar daerah bisa tetap menjaga nama baik Majene, tidak melakukan hal-hal yang tidak senonoh, tetap menjaga nama baik almamater dan nama baik keluarganya sendiri,” harap Fahmi Massiara.

Sementara itu, Ketua STAIN Majene, Dr H Muh Napis Djuwaeni, MA mengharapkan kegiatan PBAK berlangsung damai dan moderat.

Ia juga berucap terima kepada semua pihak khususnya kepada mahasiswa baru yang telah memilih STAIN Majene sebagai tempat menimba ilmu.

(ipunk)