Gempar Cup Ditutup Bupati Majene Malam Tadi

  • 18 Jan 2019
  • Olahraga
  • R Fajar Soenoe
  • 369
Gambar Gempar Cup Ditutup Bupati Majene Malam Tadi

Mapos, Majene – Salah satu cabang olahraga yang menjadi primadona di Kabupaten Majene adalah bulu tangkis. Alhasil, coretan prestasi pebulutangkis dibuktikan pada Porprov III di Majene.

Bupati Majene Fahmi Massiara tengah mengalungkan medali kepada pebulutangkis dalam even Gempar Cup I Kamis 17 Januari 201o di GOR foto : Ist

“Kita berhasil memboyong 4 medali emas dari 7 yang diperebutkan di cabor bulutangkis. Semoga dengan adanya berbagai kejuaraan yg dilaksanakan di Majene akan. dapat menjadi cambuk untuk menuju ke kejuaraan-kejuaraan lainnya yang lebih tinggi tingkatannya,” terang Bupati Majene Fahmi Massiara, saat menutup even Gempar Cup I di Gedung Olahraga Majene, Kamis (17/1/2019) malam tadi.

Ia bahkan sangat mengapreseasi apa yang telah dilaksanakan oleh panitia pelaksana Gempar Cup I, karena dengan even ini dapat memberikan wadah bagi para pecinta bulutangkis di Majene untuk menyalurkan hobby dan sekaligus mengeksplore bakatnya.

“Walau disadari bahwa peserta yang ikut saat ini adalah para pemain lokal, tapi tetap semarak setiap malam. Karena antusiasnya para penonton yang darang menyaksikan,” kata Fahmi.

Lebih jauh ia menyebut alhamdulillah, sebab even ini adalah wujud pembinaan bagi para insan bulutangkis yan ada di Majene, sebab para pemain junior juga turut diikutkan dalam bertanding.

Hadir dalam acara itu Kapolres Majene AKBP Asri Effendy, Ketua Harian PBSI Majene H. Yahya Nur, Kepala DPKAD Majene Kasman Kabil, Pengurus PB. Gempar Majene dan penonton.

Gempar Cup yang dibuka pada 7 Januari 2019 dipertandingkan 2 kategori yaitu kelas C Open Majene diikuti 64 pasang, dan kelas B Open Majene diikuti 55 pasang.

Sebelum ditutup, acara diawali dengan final kelas C dengan menurunkan pebulutangkis Yusri – Zulham (Disdikpora) melawan H. Arif – Hafid (Gempar). Hasil akhir, Yusri – Zulham menang atas H Afif – Hafid dengan skor 2 – 0

Selanjutnya, panitia menurunkan peserta eksebisi yaitu Bupati Fahmi dan Iwan melawan Kapolres AKBP Asri Effendi dan H Yahya Nur. Hasilnya, skor imbang, yaitu 1 – 1.

Untuk final kategori kelas B, pasangan Didin – Hamka dari Samusenga’na Club menang rubber set atas pasangan Marzuki – Sultan dari Bhayangkara Club dengan skor 2 – 1.

(ipunk)