Gas 3 Kg Langka di Pangkalan

0
68

Mapos, Mamuju – Gas elpiji ukuran 3 kg subsidi pemerintah, mengalami kelangkaan disejumlah pangkalan di Desa Toabo Kecamatan Papalang Kabupaten Mamuju. Akibatnya masyarakat membeli di pengecer.

Silpania warga Dusun Mesakada Desa Salukayu Kecamatan Papalang mengatakan, “sudah kurang lebih satu bulan sulit mendapatkan gas elpiji ukurang 3 kg di pangkalan maupun tingkat pengecer karna stoknya kosong.
Senin (02/08/2021).

“Saya sudah mendatangi sejumlah pangkalan gas elpiji di Desa Toabo dan Desa Boda boda tapi sulit untuk mendapatkan bahan bakar ini karna stoknya kosong,”  kata Silpania

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Ia mengatakan, hampir sebagian besar pangkalan gas elpiji 3 kg saat ini tidak memiliki stok bahan bakar untuk rumah tangga tersebut. Akibatnya saya terpaksa membeli {Menukar} di tingkat pengecer meski harnganya mahal dengan harga Rp. 30,000 sampai Rp. 35,000 per tabung.

Kepala Desa Toaba Alimuddin Aco membenarkan selama ini tabung gas ukrang 3 kg selama ini menjadi keluhan masyarakat karna sulitnya untuk mendapatkannya, “termasuk masalah harga, harga pertabung itukan sudah ada dipatok dari Dinas terkait. Tapi ada juga oknum tertentu yang menjual seenaknya dengan harga eceran yang tinggi, harusnya pengecer bisa di tekan atau di tegur agar tidak menjual yang terlalu tinggi.

Menurut Alimuddin lemahnya pengawasan sehingga memicu kelangkaan dan harga eceran terlalu tinggi untuk rakyat miskin 3 kg harusnya Dinas Perdagangan Kabupaten Mamuju lebih memaksimalkan tingkat pengawasannya terkait kelangkaan dan harga,

“Saya heran harga tabung semakin meroket sekarang, masyarakat di buat kesulitan mendapatkan untuk menukarnya,” kunci Alimuddin.

(texan yosafat)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.