Mapos, Mamasa – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Mamasa, Frans Kila, S.Pd., M.H, menegaskan bahwa kehadiran Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) dalam Perayaan Natal Nasional GMKI di Lapangan Kondosapata, Mamasa, pada 29 Desember 2025, menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memperkuat toleransi antarumat beragama sekaligus menjawab isu-isu miring terkait perhatian pembangunan di Mamasa.
Menurut Frans Kila, kehadiran langsung Gubernur SDK bukan hanya simbol toleransi, tetapi juga pesan kuat bahwa Mamasa tidak dianaktirikan dalam pembangunan daerah.
“Kehadiran Pak Gubernur di Mamasa menepis anggapan bahwa Mamasa adalah anak tiri. Mamasa bukan anak tiri, bukan pula anak kandung, tapi adik kandung dari Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, SDK–JSM,” tegas Frans Kila.
Ia mengungkapkan, dalam momentum Natal Nasional GMKI tersebut, Gubernur SDK juga menyampaikan sederet capaian dan rencana pembangunan di Kabupaten Mamasa untuk Tahun Anggaran 2025 dan 2026, sebagai bentuk keseriusan pemerintah provinsi dalam membangun wilayah pegunungan tersebut.
Frans Kila menilai pesan Gubernur SDK sangat relevan dengan kondisi bangsa saat ini, terutama dalam menjaga persatuan dan toleransi.
“Pesan Pak Gubernur sangat jelas, bahwa kekuatan bangsa terletak pada tingginya toleransi dan kokohnya persatuan. Untuk itu, kita diminta bersabar, karena perjalanan masih panjang dan jangan mudah terpancing emosi,” ujarnya.
Sebagai wakil rakyat, Frans Kila menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran Gubernur Sulbar dalam Perayaan Natal Nasional GMKI di Mamasa. Ia berharap Gubernur SDK tetap tegar dan konsisten melanjutkan pembangunan Mamasa, tanpa terpengaruh oleh isu-isu murahan yang belakangan berkembang.
“Saya sangat mengapresiasi kehadiran Pak Gubernur. Harapan kami, beliau tetap fokus dan tegar membangun Mamasa ke depan,” tambahnya.
Diakhir pernyataannya, Frans Kila juga menyampaikan ucapan Nataru kepada seluruh masyarakat Mamasa.
“Saya mengucapkan selamat memasuki kunci Tahun 2025 dan selamat menyongsong Tahun 2026. Semoga Mamasa semakin maju, damai, dan sejahtera,” tutupnya.
(*)






