Fahmi Massiara beserta Nyonya Apresiasi Kinerja 7 Staf RSUD Majene di Hari Kartini

  • 21 Apr 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 391
Gambar Fahmi Massiara beserta Nyonya Apresiasi Kinerja 7 Staf RSUD Majene di Hari Kartini

Mapos, Majene — Dianggap telah berjuang membawa pasien positif corona asal Majene J untuk di rawat di Rumah Sakit Umum Regional Mamuju, tujuh staf Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene mendapat apresiasi dari Bupati Majene, Fahmi Massiara beserta Ny Fatmawati Fahmi.

Keduanya menilai, tujuh staf RSUD Majene yang terdiri dari dua orang supir yaitu Muhsin dan Abadi, 5 orang perawat yaitu Armin, Arfan, Irwan, Lukman dan Suardi ikhlas dalam menjalankan tugas termasuk gigih dalam melakukan protap penanganan pasien Covid-19.

Direlease Bagian Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene, Selasa (21/04/20200), ketujuh orang itu telah berjasa dalam proses rujukan dari kediaman J ke RSUD Regional Mamuju.

“Pasien yang dirujuk adalah pasien positif Covid-19 asal Majene inisial J. Ketujuh orang ini sepulang dari RS Regional Mamuju langsung diisolasi di RSUD Majene selama 14 hari, dimana RSUD Majene telah menyiapkan 2 ruangan bagi petugas untuk karantina, setelah keluar mereka di rapid test dan hasilnya negative,” tulis release itu.

Dalam fase karantina, mereka tidak boleh dijenguk oleh keluarga, layaknya tempat karantina di RS Regional Mamuju.


Berbagai aktifitas yang dilakukan selama karantina. Bangun pagi sudah disuguhi sarapan, berjemur selama 1 jam dari pukul 09.00 hingga pukul 10.00 Wita, diberikan multi vitamin sebagai penguat daya tahan tubuh serta fasilitas kamar isolasi dilengkapi dengan AC dan spring bed.

Atas ketekunannya itu, Ny Fatmawati Fahmi bangga dan sekaligus bersyukur karena positif Covid-19 J telah dinyatakan sembuh.

“Kami beserta keluarga besar Pak Bupati, dimana hari ini bertepatan dengan Hari Kartini, dan hari ini kami memberikan apreseasi kepada bapak-bapak semua. Ini adalah tugas mulia yang tidak semua orang sanggup laksanakan. Boleh dikata, ini adalah tugas yang menantang maut. Andalah pahlawan kemanusian untuk Majene. Apa yang kami berikan tidak sebanding dengan apa yang telah kalian lakukan. Berpisah dengan keluarga. Namun, karena rasa kemanusiasn dan tanggung jawab yang tinggi, sehingga kalian sanggup melaksanakan semua ini,” ucap Fatmawati bernada haru campur bahagia.

Sementara itu, Bupati Majene Fahmi Massiara pada kesempatan sama berpesan kepada para perawat dan supir yang baru saja selesai masa karantinanya, supaya tetap menjaga kesehatan dan stamina.

“Karena merekalah yang lebih banyak bersentuhan langsung dengan pasien. Kami berharap ini adalah yang pertama dan terakhir mengantar dan menjemput pasien positif Covid-19 ke RS Regionsl Sulbar.
Apapun yang diterima nantinya, janganlah dilihat nilainya, tapi inilah wujud keikhlasan dari kami sekeluarga,” sebut Fahmi Massiara sesaat sebelum menyerahkan bingkisan.

(*)