Dr Rakhmat Malik: Covid-19 Bukan Aib

0
247

Mapos, Majene — Bencana Covid-19 di tanah air memasuki fase baru yang ditandai dengan banyaknya jumlah pasien yang terpapar virus mematikan ini.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Majene, dr H Rakhmat Malik, Selasa (13/01/2021) menyebut, menyikapi menaiknya tren Covid-19 di musim pancaroba, tentu banyak masyarakat yang flu, pilek bahkan batuk-batuk. “Kalau kepada mereka dilakukan rapid test, saya yakin akan reaktif,” ucap Rakhmat Malik.

Untuk mengantisipasinya kata dia, harus menjaga kondisi tubuh agar selalu sehat. “Mari kita jaga kesehatan dengan olahraga teratur, mengonsumsi makanan sehat dan berpola hidup sehat,” sebut mantan Direktur RSUD Majene ini.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dikatakan, mengingat massifnya persebaran Covid-19 belakangan ini di tanah air bahkan di Kabupaten Majene, seharusnya masyarakat saling menjaga. “Anggap diri kita ini sudah terpapar Covid-19 sehingga kita bekewajjban melindungi diri dan keluarga kita,” ungkap Rakhmat Malik.

<span;>Cara melindungi diri dan keluarga, lanjutnya, adalah menjaga jarak, hindari berkumpul di tempat ramai, tidak usah keluar rumah jika tidak mendesak, rajin cuci tangan terutama gunakan masker saat keluar rumah.

“Tidak apa-apa kita anggap diri kita sudah terpapar Covid-19 supaya lebih mawas diri karena Covid-19 bukan aib atau cela,” katanya.

Ia minta kepada masyarakat Majene agar tetap mematuhi standar protokol kesehatan karena tanpa kesadaran masing-masing orang, upaya memutus rantai penyebaran Covid-19 tidak akan berhasil.

Tak lupa ia mengimbau kepada masyarakat yang bergejala atau terindikasi Covid-19 agar memeriksa diri ke Puskesmas terdekat. “Supaya bisa ada penanganan medis lebih cepat. Jangan nanti sudah parah baru ke Puskesmas, tidak usah malu. Jadi, mari kita bersama-sama secara sadar memutus rantai penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

(ipunk)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.