DPP Partai Golkar Usung Fahmi – Lukman di Pilkada Majene

Gambar DPP Partai Golkar Usung Fahmi – Lukman di Pilkada Majene

Mapos, Majene — Setelah PPP, Gerindra, PAN dan PKS mengusung Fahmi Massiara-Lukman Nurman untuk pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Majene periode 2020-2024 pada Pilkada 2020, kini Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar turut mengesahkan pasangan petahana ini.

Menurut Lukman Nurman, Sabtu (11/07/2020), pihaknya telah mendapat pengesahan persetujuan yang tertuang dalam surat Nomor: SKEP.175/DPP/GOLKAR/VII/2020 tetang Pengesahan Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Majene dari Partai Golongan Karya.

Mendasari keputusan itu kata Lukman adalah Hasil Rapat Tim Pilkada Pusat yang dipimpin oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar selaku Ketua Tim Pilkada Pusat Partai GOLKAR tanggal 29, 30 Juni 2020 dan tanggal 2 Juli 2020 tentang Penetapan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati serta Calon Walikota dan Calon Wakil Walikota yang dituangkan dalam Berita Acara Rapat Tim Pilkada Pusat Partai Golkar.

Berdasarkan Surat Keputusan DPP Partai Golongan Karya tentang Pengesahan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Majene Periode 2020-2024, yang diterima redaksi Mamujupos, Minggu (12/07/2020) menyebutkan DPP Partai Golkar mengesahkan dan menetapkan Dr. H. Fahmi Massiara. MH sebagai Calon Bupati Kabupaten Majene dan H. Lukman, S.Pd, M.Pd sebagai Calon Wakil Bupati Kabupaten Majene periode 2020 2024.

Dengan demikian, maka DPP Partai Golkar menugaskan DPD Partai GOLKAR Kabupaten Majene untuk menindaklanjuti keputusan itu sesuai dengan ketentuan organisasi dan peraturan perundangundangan yang berlaku.

Termasuk menugaskan DPD Partai GOLKAR Kabupaten Majene untuk mendaftarkan Pasangan Calon yang sudah ditetapkan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah setempat sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Keputusan ini bersifat final dan mengikat bagi seluruh jajaran Pengurus/Fungsionaris/Kader dan Anggota Partai GOLKAR,” bunyi isi surat keputusan itu.

Segala tindakan yang bertentangan dengan hasil penetapan Rapat Tim Pilkada Pusat Partai GOLKAR dan keputusan ini, akan dlkenakan sanksi sesuai dengan ketentuan organisasi yang berlaku.

Masih isi surat tersebut, dengan ditetapkannya Surat Keputusan ini, maka Surat Penetapan Sementara DPP Partai GOLKAR Nomor : B-174/GOLKAR/lll/2020 tanggal 20 Maret 2020 tentang Penetapan Sementara Calon Kepala Daerah Kabupaten Majene dengan surat dan penugasan dari Partai GOLKAR, dinyatakan tidak berlaku lagi.

Surat Keputusan tersebut ditandatangani oleh Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto dan Sekjen Partai Golkar Lodewijk F.Paulus tanggal 12 Juli 2020.

(*)