DLHK Sosialisasi Penerapan Bank Sampah di Tiap Organisasi Perangkat Daerah

0
104

Mapos, Majene — Untuk mendukung program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Majene yaitu Majene Bersih akan dilakukan penerapan Bank Sampah di tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di wilayah Kecamatan Banggae dan Banggae Timur.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLHK) Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat Sudirman mengatakan, untuk program bank sampah sejak beberapa tahun lalu telah digaungkan melalui surat edaran Bupati Majene yang mewajibkan semua OPD membuat bank sampah.

“Terbukti di beberapa OPD juga telah beroperasi seperti di Dinas PUPR, DPPA dan DLHK namun sejak mewabahnya Covid 19 program tersebut agak tersendat. Dengan upaya penerapan kembali Bank Sampah tersebut, merupakan langkah dan momentum yang baik mengingat volume sampah di Majene kian bertambah seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk,” ungkap Sudirman saat Sosialisasi Penerapan Bank Sampah di Ruang Rapat Wakil Bupati Majene, Jum’at (24/9/2021).

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dikatakan, volume sampah meningkat lantaran adanya penambahan penduduk di Kabupaten Majene karena sebagai pusat pendidikan tentu penduduk juga bertambah.

Sementara itu Wakil Bupati Majene, Arismunandar mengatakan, meskipun kegiatan tersebut untuk mendukung program 100 Bupati dan Wakil Bupati yang akan berakhir pada 27 September mendatang, ia berharap program tersebut akan tetap berjalan karena menurut dia persoalan sampah jika tidak ditangani dengan baik akan menjadi masalah.

“Sebaliknya, jika dikelola dengan baik akan menjadi rezeki. Contohnya penanganan Bank Sampah di Surabaya yang telah mendatangkan PAD begitupula di Makassar. Ahamdulilah ada upaya yang dilakukan Dinas LHK yang bermitra dengan Siaga 86,  melakukan berbagai upaya mulai dari pengerukan sampah, drainase, normalisasi hingga pemotongan ranting pohon yang sudah tidak layak lagi, kami menginginkan kedepan upaya tersebut semakin baik didukung dengan penerapan bank sampah di tiap-tiap unit di kantor,” sebutnya.

Aslan Sidang selaku narasumber dalam kegiatan itu mengatakan, penerpaan bank sampah sangat berpotensi besar di setiap kantor kantor pemerintahan. Seperti penggunaan kertas setelah di print, plastik dan lainnya.

“Hasilnya bisa didaur ulang dan dikelola dengan baik melalui bank sampahnya. Terutama di Sekolah sekolah dan pasar. Kami bersama siaga 86 siap menimbang hasil sampah yang didapatkan setiap hari termasuk juga berkoordinasi dengan pihak kelurahan kecamatan terkait pengelolaan sampah. Semua kegiatan pembersihan dan penataan sarana pekuburan semuanya dari sampah dan kami kembalikan peruntukannya untuk masyarakat,” sebutnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Kadis PUPR, Kadis PTSP, Kadis PP dan PB, Kadis Kominfo, Sekertaris BPBD, Perwakilan Bapeda, Perkimntan dan pihak Kecamatan Banggae.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.