Dinsos P3A dan PMD Sulbar Sosialisasikan Posyandu Era Baru dengan 6 SPM

Mapos, Mamuju – Untuk mendukung Visi Misi ”Panca Daya” Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakilnya, Salim S. Mengga. Dinas Sosial, P3A dan PMD Provinsi Sulawesi Barat menggelar kegiatan sosialisasi Posyandu di era baru dengan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang berlangsung selama dua hari, 5 hingga 6 April 2026, di Hotel Matos, Mamuju. Kegiatan ini mengusung tema “Pembinaan dan Peningkatan Kapasitas Pengelola Posyandu di Era Baru dengan 6 SPM melalui Sosialisasi.”

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya transformasi Posyandu agar mampu menjawab tantangan pelayanan dasar masyarakat di era saat ini.

“Posyandu di era baru harus menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat, tidak hanya fokus pada kesehatan ibu dan anak, tetapi juga mencakup enam SPM secara menyeluruh. Karena itu, kapasitas para pengelola harus terus ditingkatkan,” ujar Suhardi Duka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Sosial P3A dan PMD Sulbar, Darmawati, yang juga bertindak sebagai panitia pelaksana. Dalam laporannya, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran Posyandu sebagai pusat pelayanan terpadu di tingkat desa dan kelurahan.

“Melalui sosialisasi ini, kami berharap para pengelola Posyandu memiliki pemahaman yang utuh tentang enam SPM, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal dan terintegrasi,” jelas Darmawati.

Kegiatan ini juga dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Sulbar, Harsinah Suhardi, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, serta Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pembangunan Desa Dinsos P3A dan PMD Sulbar, Supiati Sahid.

Selain itu, kegiatan ini turut diikuti oleh perwakilan Dinas PMD kabupaten se-Provinsi Sulawesi Barat, para kader Posyandu dari berbagai kabupaten, serta sejumlah staf Dinsos P3A dan PMD Sulbar.

Ketua TP PKK Sulbar, Harsinah Suhardi, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan dukungannya terhadap penguatan Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan masyarakat.

“PKK siap bersinergi dalam mendukung penguatan Posyandu, karena peran kader di lapangan sangat strategis dalam meningkatkan kualitas hidup keluarga,” ungkapnya.

Sementara itu, Bupati Mamuju, Sutinah Suhardi, berharap kegiatan ini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan di daerah.

“Kami berharap hasil dari kegiatan ini dapat diimplementasikan secara langsung di lapangan, sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari pelayanan Posyandu yang lebih baik,” tuturnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dasar masyarakat melalui penguatan kapasitas pengelola Posyandu di era baru yang berbasis enam SPM.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...