Di Bawah Tenda, Ombudsman Sulbar Tetap Berikan Layanan

0
348

Mapos, Mamuju – Sebagai lembaga pengaduan pelayanan publik Ombudsman Republik Indonesia tetap berupaya memaksimalkan peranannya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ditengah pandemi dan bencana gempa bumi yang melanda Mamuju dan Majene, tidak menyurutkan semangat insan Ombudsman Perwakilan Sulawesi Barat melakukan tindaklanjut pengaduan masyarakat.

“Tidak ada perintah apapun dari pimpinan selain tenangkan diri sesaat lalu fungsikan peranan kantor, jadi saya maklum selama dua pekan pertama kondisi kantor belum maksimal tapi tetap buka,” terang Kepala perwakilan Ombudsman Sulbar Lukman Umar, Rabu (03/02/2021).

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Sejak hari pertama pasca gempa kantor Ombudsman RI Sulbar tetap buka, selain menerima aduan warga terkait penanganan bencana sekaligus sebagai posko pengungsian pegawai dan staf.

Lukman mengakui pasca gempa bumi melanda Sulbar penanganan oleh pihak terkait dalam hal ini Pemerintah Daerah dinilai kurang tanggap. Ombudsman menerima beberapa warga menyampaikan keluhan sulitnya mendapat tenda dan logisitik.

“Bahkan hari kedua pasca gempa ada banyak warga datang ke kantor kami karena sulitnya mendapatkan air minum dan tenda, jika pengungsi dalam kota seperti itu bagaimana dengan warga di daerah terisolir ” ujar Lukman

Jelang tiga pekan pasca gempa, bahkan masa tanggap darurat masih diperpanjang, namun pelayanan Ombudsman sudah berjalan seratus persen meski bekerja dibawah tenda darurat.

“Banyak pelapor dari kab. lain yang sering mempertanyakan perkembangan laporannya, kondisi ini memaksa insan Ombudaman Sulbar untuk berbuat maksimal,” pungkas Lukman.

(*)

 

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.