Dandim 1401/Majene Bersama Forkopimda Launching Vaksin Sinovac

0
70

Mapos, Majene — Dandim 1401 Majene, Letkol Inf Yudi Rombe bersama Forkopimda Kabupaten Majene serentak divaksin perdana di Puskesmas Totoli Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Rabu (10/02/2021).

Nampak, Bupati Majene, Lukman serta Forum komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) menjadi orang pertama yang mendapatkan jatah vaksinasi Covid-19 untuk putaran pertama dan 12 orang mendapat kesempatan pertama untuk divaksin jenis Sinovac diantaranya;

1.  H.Lukman Spd M.pd ( Bupati Majene)
2. Letkol Inf Yudi Rombe S.T. M.Si (Dandim 1401/ Majene)
3. Kompol Jufri Wakapolres Majene
4. Muhammad Safa’at (Ketua Komisi III DPRD Kab Majenee).
5. dr. H. Rahmad (Kadis Kesehatan)
6. Dr. Akhsan Djalaluddin (Rektor Unsulbar)
7. Drs Muh Ilhamsyah (Kepala BNPBD Majene)
8. dr. Yupie Handayani (Dirut Rumah Sakit Umum Majene)
9. drg Idham Khalid (PDG Kab Majene)
10. H. Adnan Nota (Kepala Kementrian Agama Kab Majene
11. Hernawan Mahdin (Kepala PN Majene)
12. H .Abd Rahim ( Kepala Inspektur Inspektorat Kab Majene).

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Bupati Majene Lukman dalam sambutannya mengatakan, kegiatan ini adalah kegiatan yang sudah lama ditunggu setelah sekian lama bergelut dengan bencana Gempa dan sekaligus pandemi Covid 19 ini. “Semoga dengan adanya vaksinasi ini adalah jalan keluar untuk lepas dari pandemi Covid19 yang semakin hari semakin meningkat,” kata Lukman.

Dia berharap dengan vaksin, akan menjadi solusi terbaik. “Kami bersama Forkopimda Majene ingin membuktikan bahwa tidak ada lagi keraguan dalam melaksanakan vaksinasi ini. Saya mengharapkan kita terus meningkatkan kewaspadaan selalu mengikuti protokol kesehatan. Vaksin ini bertujuan untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga menjadi tameng dalam tubuh dalam menangkal terpaparnya virus Covid-19,” ungkap Lukman.

Dikatakan, vaksinasi massal adalah upaya pemerintah untuk melindungi rakyat dengan memberikan vaksinasi yang keabsahannya sudah mendapat pengakuan dari WHO. “Jadi tidak ada lagi keraguan untuk tidak bersedia di vaksinasi sesuai dengan syarat ketentuan petugas vaksin,” kata Lukman.

Menurut dia, sudah banyak korban berjatuhan dan yang diisolasi juga sudah semakin meningkat. “Saya berharap tetap semangat mengikuti protokol kesehatan dan jangan menganggap remeh protokol kesehatan,” tegasnya.

“Saya harapkan semua masyarakat Majene bersedia divaksin dengan ketentuan lolos screenning oleh petugas dari tim vaksinanasi, Insya Allah persoalan Covid akan segera tuntas di Kabupaten Majene,” tambahnya.

Pukul  11.30 WITA, kegiatan Vaksin selesai berjalan dengan aman dan lancar.

Jumlah vaksin yang diterima pada tahap pertama sebanyak 2.800 file untuk 1.383 orang tenaga medis dan pimpinan daerah.

Sayangnya, saat mengikuti pemeriksaan medis sebelum divaksin, Bupati Majene tidak memenuhi persyaratan lantaran Lukman Nurman bertekanan darah tinggi atau naik mencapai 180, sehingga harus dijadwalkan kembali sambil menunggu tekanan darahnya normal.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.