Dana Bagi Hasil Blok Sebuku Disetujui

Gambar Dana Bagi Hasil Blok Sebuku Disetujui

Mapos, Majene — Masyarakat Majene patut bersyukur lantaran perjuangannya bersama pemerintah, tokoh politik dan tokoh masyarakat untuk mendapat dana bagi hasil (DBH) migas di Blok Sebuku Pulau Lerek-lerekang sudah teralisasi.

Menurut salah seorang anggota DPRD Kabupaten Majene, Hasriadi, Sabtu (12/09/2020), nota kesepahaman (MoU) telah ditandatangani di Jakarta hari ini bersama pihak terkait.

Terpisah, Direktur Perusahaan Daerah Kabupaten Majene, Budy Sulistyo membenarkan pernyataan Hasriadi.

Dikatakan,  penandatanganan nota kesepakatan bersama pengeloaan partisipating interest (PI) 10 persen wilayah kerja Sebuku dilakukan di Hotel Aviary Bintaro Jakarta 12 Sepember 2020.

“Satu pengelola yaitu DBS (Dansanak Banua Sebuku) sedangkan penerima; 1. Perusda Aneka Usaha – Majene, 2. Perumda Sebuku Energi Malabi – Sulbar, 3. BBKS (Bangun Banua) – Kalsel. 4. SML (Saijan Mitra) – Kota Baru) dengan mengacu pada notulensi rapat di istana Wakil Presiden 25 Maret 2015 yang dihadiri 4 kabupaten dengan komposisi kepemilikan saham dari PI masing-masing 25 persen,” tulis Budy Sulistyo melalui pesan ektroniknya.

Menurut mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Majene ini, dengan adanya nota kesepahaman yang diteken bersama oleh masing-masing daerah, maka tidak ada lagi intervensi pihak lain.

“Provinsi tidak lagi mencampuri kabupaten. Sudah sendiri-sendiri. Selanjutnya, kita masih akan ke Kalimantan untuk mengetahui lebih detail berapa besaran bagi hasil yang akan kita terima,,” pungkas Budy Sulistyo.

(ipunk)