Cuitan Dosen dan Mahasiswa Unsulbar Ini Bikin Geleng Kepala

images(1)
Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar).

 

Mapos, Majene – Salah satu Dosen di Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) bercerita keluh kesahnya selama mengajar.

Enggan di publish namanya, Dosen ini bercerita kejadian seputar Unsulbar.

Dia berkeluh kesah soal gaji para dosen yang di nilainya masih dibawah rata-rata.

Berapa sebenarnya gaji dosen ini selama mengajar di Unsulbar?. Ia menyebutkan gaji dosen di Unsulbar Rp1.600.000/satu semester, itupun dibayarkan sebulan setelah final tes. Satu mata kuliah diasuh dua orang dosen, berarti setiap dosen hanya dapat Rp800.000 itupun belum dipotong pajak.

“Biasanya saya sering bercanda dengan para mahasiswa, saya berangkat dari luar kota Majene dan menghabiskan biaya tranportasi 110.000 atau sekitar 15 liter bensin,” katanya.

Namun sang dosen itu tak melihat secarah ekonomis. Ia semata datang mengajar sebagai bentuk pengabdian.

“Kalau bukan karena semangat pengabdian saya tidak mungkin datang mengajar. Kenapa? karena kalau hitungan ekonomi ya rugi, bayangkan honor Rp80.000 dan sementara pengeluaran 110.000 sekali pertemuan,” jelasnya

Tak hanya gaji para dosen di Unsulbar menuai masalah. Pengadaan kartu mahasiswa yang konon dapat digunakan sebagai kartu ATM tak kunjung ada.

Salah satu mahasiswa hukum Unsulbar Arwin Rahman mengeluhkan janji pihak kampus yang belum terealisasi terkait KTM,” kata Arwin. Jumat (01/12/2017) kemarin.

Arwin mengatakan bahwa pengadaan kartu mahasiswa itu telah dibebani kepada mahasiswa sebesar Rp120 ribu/mahasiswa.

“Padahal KTM itu sudah bekerjasama dengan pihak BNI. Kartu itu dapat berfungsi sebagai ATM. Tapi ini lucu sampai sekarang kartu itu belum terbit,” terang Arwin.

(salim majid)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...