Bupati Mamuju Ungkap Terimakasih Pada Korsupgah KPK RI

0
79

Mapos, Mamuju – Bupati mamuju Sitti Sutinah Suhardi, menyampaikan rasa terima kasih kepada tim korsup pencegahan korupsi KPK RI, hal itu diutarakannya dalam gelaran supervisi, monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana aksi program pemberantasan korupsi terintegrasi di kabupaten mamuju yang dilaksanakan di kantor inspektorat mamuju (Rabu, 21 April 2021).

Sutinah Suhardi menyebutkan, berkat arahan dan bimbingan dari Korsub pencegahan KPK RI, terhadap delapan area intervensi program pemberantasan korupsi terintegrasi, mulai dari perencanaan dan penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, dana desa, optimalisasi PAD, serta manajemen aset daerah, pemkab mamuju menorehkan pencapaian prestasi tertinggi di sulawesi barat pada tahun 2020, dengan total presentasi mencapai 72 persen dari delapan area dimaksud.

Namun demikian, akibat dua bencana yang telah terjadi, mulai dari bencana non alam covid-19, serta bencana gempa bumi, telah sangat mempengaruhi capaian tersebut sehingga mengalami penurunan.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Olehnya, ia berharap, supervisi dari Korsup pencegahan KPK RI, tetap dapat dilakukan, sehingga dapat kembali memotivasi terhadap pencapaian pemkab mamuju.

“Kita tidak boleh patah arang, kita harus segera bangkit dan berlari kencang, sehingga capaian ini minimal dapat dipertahankan, olehnya kami sangat berharap adanya bimbingan dari KPK RI untuk senantiasa memberikan arahan agar tercipta kerangka kerja untuk memahami

elemen-elemen resiko korupsi, berdasarkan sektor yang rentan terhadap prilaku korupsi” Terang Sutinah Suhardi.

Terpisah, Salah seorang tim MCP wilayah IV Korsub pencegahan Korupsi KPK RI, Harun Hidayat, mengatakan, kehadiran KPK memiliki trisula fungsi, yakni melakukan pendidikan anti korupsi agar orang tidak mau melakukan korupsi, melakukan pencegahan agar orang tidak bisa korupsi, serta melakukan penindakan agar orang jera berbuat korupsi.

dan kehadiran Korsub pencegahan KPK, lebih kepada melakukan pendidikan dan pencegahan, termasuk dalam agenda tersebut dengan melakukan supervisi, monitoring dan evaluasi terhadap delapan area yang akan dilakukan intervensi, agar pemerintah daerah dapat memunculkan ide-ide atau terobosan serta dapat memperbaiki data base mereka untuk dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Dari delapan area aksi pencegahan korupsi terintegrasi, kali ini Korsubgah KPK memfokuskan supervisi terhadap bidang asset dan pendapatan daerah (optimalisasi pajak), menurut Harun Hidayat pemerintah daerah harus lebih kreatif dalam upaya meningkatkan pendapatan, terlebih saat ini kabupaten mamuju telah tertimpa dua bencana, ia menyakini jika semua masih dikerjakan biasa-biasa saja maka upaya peningkatan pendapatan ini akan sangat sulit dilakukan.

Sementara untuk persoalan asset daerah, ia meminta agar dilakukan dua langkah kongkret, yakni pengamanan aset melalui pendataan dan sertifikasi, serta pemaanfaatannya dapat melalui kerjasama dengan pihak lain.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.