Bupati Majene Harap Nelayan dan Petani Dapat Tingkatkan Penghasilan

  • 29 Des 2018
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 71
Gambar Bupati Majene Harap Nelayan dan Petani Dapat Tingkatkan Penghasilan

Majene, Mapos — Diketahui Kabupaten Majene berpenduduk mayoritas nelayan dan petani, sehingga diharapkan masyarakat setempat dapat memperoleh penghasilan yang lebih baik lagi kedepan.

Bupati Majene Fahmi Massiara saat menyerahkan bantuan mesin katinting dan kambing di Totolisi Kecamatan Sendana, Sabtu 29 Desember 2018 foto : Ist

Hal ini ditegaskan Bupati Majene Fahmi Massiara ketika menyerahkan bantuan mesin katinting dan ternak kambing kepada masyarakat Desa Totolisi Kecamatan Sendana di kantor Desa Totolisi Sendana, Sabtu (29/12/2018)

Dalam kegiatan itu, Fahmi Massiara menyerahkan mesin katinting sebanyak 30 unit dan ternak kambing 30 ekor.

Dihadapan undangan yang hadir seperti Kapolsek Sendana, AKP Achmad Syarif Tola, Kepala Desa Totolisi, BPD Totolisi Sendana, para kepala dusun dan penerima bantuan, Bupati Fahmi menyebut, pihaknya merasa bersyukut karena sebagian tugas kabupaten sudah dilimpahkn ke desa.

“Kesejahteraan masyarakat desa sudah dapat tercover pada pemamfaatan dana desa yang ada di setiap desa. Seperti yang kita laksanakan sekarang, desa sudah memberikan bantuan stimulan berupa mesin katinting dan ternak kambing,” tutur Fahmi Massiara.

Ia juga mengaku, saat ini sering terjadi bencana terutama pada para nelayan diakibatkn oleh cuaca ekstrim, maka diharapkan setiap nelayan memiliki kartu nelayan.

“Kartu nelayan diperlukan, karena untuk mengantisipasi bila terjadi kecelakaan dilaut. Disana sudah termasuk asuransi nelayan. Kalau terjadi apa-apa, pemilik asuransi dapat langsung menerima santunan,” sebut Fahmi Massiara.

Untuk para peternak, dia berharap bisa melakukan mengembangbiakkan bibit kambing jenis Etawa.

“Jenis kambing ini mempunyai nilai jual yang tinggi. Kambingnya bisa dikawinsilangkan dengan kambing lokal,” kata Fahmi.

Ia mengaku, kepala desa setempat sudah dapat melihat kondisi masyarakat yang ada di wilayahnya.

“Alhamdulillah, ada kepeduliaan kepada warganya, dengan memberikan bantuan yang langsung mengarah kepada warga,” ucap Fahmi.

Lebih jauh kata Fahmi, saat ini Pemkab Majene memiliki banyak bibit jagung. Bila ada warga desa yang ingin menanam jagung, bisa lngsung ke Dinas Pertanian.

“Pemerintah sudah membangun kerjasama dengan Pemkab Blitar dalam hal komoditas pakan dan ternak. Bila kita menyambut peluang ini dengan baik, maka bisa menjadi peluang bisnis masyarakat kedepannya,” beber Fahmi mengajak masyarakat untuk menanam jagung.

Pada kesempatan sama, Kepala Desa Totolisi, Suardi menyebut,
kegiatan bantuan yang diserahkan Bupati Fahmi diambil dari sumber dana desa pada tahun anggaran 2018 di sektor kegiatan pemberdayaan masyarakat.

“Ini adalah jalur tempuh koordinasi yang baik antara Pemdes dengan Pemkab Majene, hingga Bupati Fahmi dapat menghadiri acara,” kata Suardi.

Ia mengaku, kendala yang terkadang dihadapi oleh para nelayan adalah mesin. Maka diharapkn kedepannya bisa 1 perahu 2 mesin untuk mengantisipasi bila mesin yang 1 rusak ditengah laut, mesin cadangan dapat difungsikan.

Lebih jauh katanya, masyarakat nelayan di wilayahnya masih membutuhkan perangkat kapal lainnya seperti GPS dan Fish Finder.

“Harapan kami agar masyarakat disini dapat memperoleh penghasilan lebih baik kedepan. Apa yang pemerintah berikan dapat dipelihara dengan baik. Dan bila ada penerima bantuan yang menjual pembagian, maka akan ditarik oleh Pemdes,” tegas Suardi seraya menambahkan penerima bantuan ternak pada tahun anggaran 2018 tidak akan menerima lagi pada bantuan berikutnya karena masih akan dialokasikan kepada masyarakat lain yang membutuhkan.

(ipunk)