Bupati Fahmi Salurkan BLT DD kepada Ratusan Warga di Desa Pamboborang

  • 11 Mei 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 276
Gambar Bupati Fahmi Salurkan BLT DD kepada Ratusan Warga di  Desa Pamboborang

Mapos, Majene — Sedikitnya 215 Kepala Keluarga (KK) di Desa Pamboborang, Kecamatan Banggae menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari sumber dana desa, Senin (11/05/2020).

Dalam laporannya, Kepala Desa Pamboborang, Agustus mengatakan, jumlah penduduk di desanya sebanyak 2.390 jiwa. Jumlah PKH dan BPNT sebanyak 246 KK, penerima BLT pusat sebanyak 75 KK dan jumlah BDT sebanyak 322. Sementara, yang akan menerima BLT desa sebanyak 215 KK.

“Rata-rata warga kami sebagai pandai besi, dan semenjak pandemik, mereka sudah sepi orderan buat parang, pisau dan sejenisnya. Olehya itu, mereka sangat berharap bantuan BLT DD,” sebut Agustus.

Pada kesempatan sama, Kepala Dinas PMD, Andi Amriana Chareani bersyukur karena Desa Pamboborang dapat mengcover 100 persen warganya untuk menerima BLT DD.

Komandan Kodim 1401 Majene, Letkol Inf Yudi Rombe yang turut hadir dalam kegiatan itu mengatakan, selaku aparat, pihaknya akan selalu melakukan pendampingan dalam penyaluran BLT.

Dia berarap agar masyarakat dapat bekerja sama dengan pemerintah dan TNI supaya dalam penyalurannya aman dan tertib.

Pada kesempatan sama, Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, sesuai arahan kementerian desa dan petunjuk pemerintah pusat, maka BLT kepada masyarakat bisa diambil dari Dana Desa,.

“Ini adalah petunjuk dari pusat yang mengharuskan desa membagikan BLT kepada 215 KK, dan BLT Pusat 75 KK. Bila desa tidak sanggup mememuhi kuota untuk besaran BLT pada penduduk desanya, maka Pemerintah Kabupaten dapat membayarkan,” ucap Fahmi Massiara.

Lebih jauh kata dia, karena adanya pandemik ini maka segala aktifitas jadi terbatas.

“Otomatis, pemasukan dari pekerjaan kita juga tidak ada lagi. Saya harap supaya dana ini digunakan untuk dapat meringankan beban hidup bagi semua warga dalam menghadapi pandemik Covid 19. Semoga semuanya menjadi berkah dalam bulan ramadhan,” pungkas orang nomor satu di Majene ini.

(**)