BPS Majene Canangkan Pembangunan Zona Integritas

  • 30 Jun 2020
  • Majene
  • R Fajar Soenoe
  • 164
Gambar BPS Majene Canangkan Pembangunan Zona Integritas

Mapos, Majene — Dalam meningkatkan pelayanan pemerintah kepada masyarakat perlu dilakukan perubahan-perubahan yang mendasar yang merubah pola pikir (mindset), merubah kebiasan individu atau pegawai di dalam instansi tersebut untuk mencegah korupsi dan memberikan pelayanan berkualitas bagi masyarakat.

Demikian diungkapkan, Wakil Bupati Majene, Lukman Nurman dalam acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Majene, di salah satu hotel di Majene, Selasa (30/06/2020).

Dikatakan, untuk mewujudkan kondisi tersebut perlu dilakukan pembangunan zona integritas.

“Sementara itu, Zona Integritas sendiri merupakan predikat yang diberikan kepada instansi pemerintah yang pimpinan dan jajarannya mempunyai komitmen untuk mewujudkan WBK/WBBM melalui reformasi birokrasi, khususnya dalam pencegahan korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” sebut Lukman.

Reformasi birokrasi yang menjadi komitmen seluruh institusi beserta aparatur pemerintah dan pelayanan publik katanya, dapat dinilai dari seberapa besar perubahan mendasar yang dilakukan secara bertahap, yang diharapkan mampu membentuk karakter aparatur birokrasi secara pribadi maupun kelembagaan.

Pada akhirnya dampak positif dari perubahan tersebut harus dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Hal ini dapat dimulai dengan upaya strategi membangun karakter aparatur dan organisasi yang beretika dan profesional dengan harapan setiap institusi dan aparaturnya memiliki akuntabilitas dan kualitas kinerja yang semakin baik, sehingga pelayanan publik menjadi lebih berkualitas, hasilnya tuntas dan terukur serta mudah diakses,” ungkap Lukman.

Pihaknya menyambut gembira dan berucap selamat kepada BPS Kabupaten Majene yang telah mendeklarasikan diri melalui Pencanangan WBK WBBM.

“Semoga dengan dilaksanakan deklarasi ini akan semakin meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat. Salah satu pelayanan publik yang dilaksanakan BPS Kabupaten Majene adalah pelayanan data, dan tentu saja dengan deklarasi ini, maka pelayanan data kepada kami selaku pengguna data BPS Kabupaten Majene untuk perencanaan dan evaluasi pembangunan sangat berharap mendapatkan pelayanan data yang berkualitas, cepat dan murah,” harap Lukman.

Ia merasa sekarang ini BPS Kabupaten Majene telah melakukan banyak perubahan dengan mempercepat data-data yang dirilisnya, seperti Kabupaten Majene Dalam Angka dan Data PDRB yang sebelumnya pada Agustus dan September, tahun ini telah dipercepat menjadi bulan Februari. Data kemiskinan dan pengangguran yang biasanya disampaikan pertengahan tahun berikutnya, data 2019 dipercepat menjadi bulan November dan Desember di tahun 2019 juga.

“Selain data terbaru yang selalu diinfokan kepada kami, juga tersedia info
tersebut ada di website BPS Kabupaten Majene dan juga disebarluaskan melalui media sosial BPS Kabupaten Majene seperti facebook dan instagram. Semoga ini terus dipertahankan dan juga terus ditingkatkan kualitas datanya. BPS Kabupaten Majene juga telah mensosialisasikan kepada DPD dan lembaga lainnya dalam pengumpulan data statistik sektoral melalui aplikasi ”SIMDASI” (Sistem Informasi Manajemen Data Statistik),” tutur Lukman.

Dengan pencanangan pembangunan zona integritas menuju WBK dan WBBM BPS Kabupaten Majene ini akan membuat instansi pemerintah semakin berbenah di wilayah Kabupaten Majene, sehingga menambah pelayanan yang lebih baik yang
diterima oleh masyarakat Kabupaten Majene.

Acara dilanjutkan dengan Penandatanganan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas dan Penyerahan Piagam Penghargaan kepada 3 Camat yang telah berhasil sebagai kecamatan respon rate tertinggi di wilayah Kabupaten Majene yang diraih oleh :

Juara I >> Kec. Banggae Timur,

Juara II >> Kec. Banggae dan

Juara III >> Kec. Pamboang, yang diserahkan oleh Wakil Bupati Majene dan Kepala BPS Majene kepada masing masing camat.

(*)