BPJS Jamsostek Sulbar Serahkan Bantuan APD ke RS Regional

Gambar BPJS Jamsostek Sulbar Serahkan Bantuan APD ke RS Regional

Mapos, Mamuju – BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Sulawesi Barat kembali melakukan upaya pencegahan penyebaran COVID-19 di masyarakat dengan melakukan rangkaian kegiatan promotif dan preventif 2020.

Kepala Kantor Cabang Sulawesi Barat menjelaskan kegiatan promotif dan preventif tersebut antara lain pemberian 15 Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Sulawesi Barat. Dimana rumah sakit ini sebagai rujukan penanganan Covid 19, juga sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) yang bekerjasama dengan BP Jamsostek Sulawesi Barat.

“Ini merupakan salah satu dari program promotif preventif tahun 2020, dimana BPJamsostek Sulbar telah melakukan kegiatan penyerahaan sembako, pemberian masker, poster dan akrilik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3),l. Serta pemberian multivitamin kepada beberapa perusahaan di wilayah Provinsi Sulawesi Barat” kata Kepala Kantor Cabang Sulawesi Barat Iman M Amin, Rabu(02/09/2020).

Penyerahan bantuan APD secara simbolis berlangsung di ruangan Direktur RSUD Provinsi Sulawesi barat, oleh Kepala Kantor Cabang Sulawesi Barat kepada Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat. Dengan tetap menerapkan prosedur kesehatan COVID-19 seperti mencuci tangan dan memakai masker.

Penyerahan bantuan ini merupakan rangkaian dari kegiatan promotif preventif di tahun 2020 sebagai salah satu upaya membantu pemerintah dalam penanggulangan penyebaran COVID-19.

“Kami menyadari bahwa mengatasi pandemi global COVID-19, kita semua perlu gotong royong membantu tenaga kesehatan sebagai garda terdepan melawan penyebaran Covid-19. Semoga kita semua diberi kesehatan untuk bisa melewati pandemi ini,” ungkapnya lebih lanjut.

Pada kesempatan yang sana, Direktur RSUD Provinsi Sulawesi Barat dr. Indahwati Nursyamsi, menyampaikan ucapan terima kasih atas bantuan APD medis dari BPJS Ketenagakerjaan Sulbar untuk penanganan Covid 19 ini. Sebab APD ini sangat dibutuhkan oleh tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam penanganan dan perawatan pasien yang terkena virus Covid 19.

(*)

Baca Juga