Bom Meledak Dibelakang Hotel d’Maleo Mamuju

Gambar Bom Meledak Dibelakang Hotel d’Maleo Mamuju

Mapos, Mamuju – Aksi massa yang berujung pada kerusuhan itu terjadi di Jalan Yos Sudarso, belakang hotel d’Maleo, Mamuju, Sulawesi Barat.

Tak hanya itu, massa juga meledakan sebuah bom, hingga pasukan anti teror dari Polda Sulbar bersigap menangkal dan menangkap para massa aksi. Tidak ada korban jiwa dalam insiden meledaknya bom tersebut.

Situasi menegangkan itu kemudian dapat dikendalikan oleh aparat Kepolisian Polda Sulbar dibantu TNI.

Ternyata, itu adalah simulasi pengamanan pemilu 2019 yang dipertontonkan Polda Sulbar dalam menghadapi aksi kerusuhan bersifat anarkis. Dimana aparat keamanan memperlihatkan cara penanganan yang profesion dalam menangani massa aksi yang menjerumus ke anarkis.

Simulasi itu dilaksanakan di Jalan Yos Sudarso, Depan Kantor Kodim 1418 Mamuju, belakang hotel d’Maleo.

Ditemui usai simulasi, Wakapolda Sulbar, Kombel Pol Endi Sutendi, mengatakan, simulasi ini dilakukan untuk melihat kesiapan para personil dalam menghadapi segala bentuk ancaman yang dapat mengacaukan Pemilu 2019.

“Simulasi ini untuk melatih kesiapan-kesiapan para personil dalam pelaksanaan pengamanan pemilu, baik untuk pilpres maupun pileg,” sebut Endi, Jumat (22/3/2019).

Karena tidak menutup kemungkinan, lanjut Endi, bisa saja terjadi saat pemilu.

“Jadi, bila kemungkinan terjadi artinya kita sudah siap,” ucapnya.

Menurutnya, simulasi ini adalah gambaran situasi bila kemungkinan terjadi. “Kesiapan personil mulai dari pengamanan TPS kita siap, maupun kekacauan lainnya seperti, kerusuhan yang berbau radikal,” terangnya.

Dalam mengamanakan pemilu 2019, kata Endi, Kepolisian dibantu dari TNI, karena pengamanan pemilu merupakan kunci suksesnya pelaksanaan pemilu.

Tak hanya itu, Endi juga meminta partisipasi semua pihak dalam menyukseskan pemilu 2019.

“Saya mengajak semua pihak untuk turut berpartisipasi dalam menyukseskan pemilu 2019,” tutupnya.

(usman)

Baca Juga