Biro Pemkesra dan Kanwil Kemenag Bahas Program SSK

Mapos, Mamuju – Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah menerima kunjungan koordinasi dari Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Sulawesi Barat. Pertemuan ini membahas rencana kerjasama strategis dalam penguatan pelaksanaan Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) pada satuan pendidikan di lingkungan Provinsi Sulawesi Barat.

Kegiatan koordinasi yang berlangsung di ruang kerja Biro Pemerintahan dan Kesra ini dihadiri oleh perwakilan dari Kanwil Kemenag Sulbar beserta jajaran staf terkait. Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk menyelaraskan langkah antara pemerintah daerah dan instansi vertikal dalam menyukseskan program kependudukan di sektor pendidikan.

Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, SE., MAP, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif koordinasi ini. Menurutnya, Program Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) bukan sekadar program seremonial, melainkan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi Barat.

“Kami sangat mendukung penuh sinergi antara Biro Pemkesra dan Kanwil Kemenag Sulbar ini. Isu kependudukan adalah isu strategis yang harus kita tanamkan sejak dini kepada generasi muda. Melalui Sekolah Siaga Kependudukan, kita tidak hanya membekali siswa dengan pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan kesadaran mereka akan pentingnya kesehatan reproduksi, perencanaan masa depan, serta peran aktif dalam pembangunan daerah,” tegas Murdanil.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya akan mendorong optimalisasi peran lintas sektor, termasuk memastikan adanya dukungan fasilitasi dan koordinasi yang berkelanjutan dari Biro Pemerintahan dan Kesra. “Kami berharap program ini dapat diimplementasikan secara masif, tidak hanya di sekolah umum tetapi juga di madrasah dan pondok pesantren, sehingga cakupan manfaatnya semakin luas dan merata di seluruh wilayah Sulawesi Barat,” pungkasnya.

Program SSK sendiri memiliki peran strategis dalam membekali generasi muda dengan pengetahuan yang cukup mengenai dinamika kependudukan. Hal ini mencakup pemahaman tentang kesehatan reproduksi, perencanaan keluarga, serta pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.

 

Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara Pemprov Sulbar dan Kanwil Kemenag Sulbar untuk mengintegrasikan program SSK ke dalam kurikulum atau kegiatan di sekolah-sekolah, khususnya di madrasah dan sekolah binaan Kemenag. Dengan demikian, upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi Barat dapat berjalan seiring dengan program pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Kegiatan koordinasi ini ditutup dengan diskusi teknis mengenai mekanisme pelaksanaan, target satuan pendidikan, serta jadwal implementasi program ke depannya.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...