Bimtek 62 Kades dan Parangkat Desa Menodai Tagline Majene Rumah Kita

0
743

Mapos, Majene — Sejumlah kepala desa (Kades) dan perangkat Desa Kabupaten majene menghadiri Bimbingan Tehnis di Kota Makassar Tanggal 21-24 september Tahun 2021 disaat pandemi Covid-19 mendapat kritikan.

Direktur Lembaga Pendidikan dan Kajian Pembangunan Daerah Sulawesi Barat Irfan Pasewang memberikan kritik dan cacatan serius terhadap pelaksaanan Bimtek dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat & Desa ( PMD) Kab. Majene

Menurut Irfan Pasewang Pelaksanaan Bimtek di Kota Makassar memberikan catatan serius :

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

1. Kegiatan yang dilakukan di luar Kabupaten Majene sangat menodai visi misi Bupati dan wakil Bupati Majene, UMR serta tagline Majene Rumah Kita. “Andai dilaksanakan di Majene justru akan bermanfaat bagi pelaku UMKM,” tegasnya.

2. Kementerian Desa lewat prioritas Penggunaan Dana Desa memfokuskan terhadap peningkatan ekonomi masyarakat lokal justru orang luar Kabupaten Majene yanh menikmati.

3. Kita saat ini belum keluar dari persoalan pandemi justru pemerintah desa dibawa keluar. “Khawatirnya sepulang dari Bimtek justru membawa virus tersebut ke desa,” ungkap Irfan.

Ia mengaku, pelaksanaan Bimtek kepala desa dan aparat desa ber ulang-ulang melaksanakan kegiatan 4 sampai 5 kali selama tahun 2021 dengan tema yang hampir sama.

“Kami mempertanyakan output pelaksanaanya kegiatan ini yang membebankan pendanan anggaran di dana desa jika mewajibkan setiap pemerintah desa mengutus peserta 2 sampai 3 orang, dengan biaya kontribusi Rp 5.000.000 × 2 orang = Rp 620.000.000 di luar uang dari transpor peserta. Jelas tidak efektif,” pungkasnya.

(Berita masih akan diversifikasi lebih lanjut)

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.