BI : Sulbar Pernah Nikmati Pertumbuhan Double Digit

Gambar BI : Sulbar Pernah Nikmati Pertumbuhan Double Digit

Mapos, Mamuju – Kepala Perwakilan BI Sulbar, Dadal Angkoro, menyebutkan bahwa provinsi ke-33 ini pernah menikmati pertumbuhan yang cukup tinggi. Double digit, yakni sebesar 10,7 persen pada tahun 2011.

Kepala Perwakilan BI Sulbar, Dadal Angkoro

“Tujuh tahun setelah provinsi ini terbentuk pada tahun 2004 lalu. Namun sayangnya setelah 2011 sampai dengan sekarang kecenderungan pertumbuhan ekonominya menurun,” ungkap Dadal saat memberikan materi dalam pertemuan tahunan BI di ball room hotel Maleo Mamuju, Kamis (06/12/2018).

Bahkan, lanjutnya, di tahun 2017 hanya sebesar 6,7. Pada tahun 2018 ini BI perwakilan Sulbar memperkirakan pertumbuhannya sekitar 6,6 persen sampai dengan 7 persen.

Turunnya pertumbuhan ekonomi itu disebabkan oleh pembangunan infrastruktur yang masih berkembang. Setelah tahun 2011 infrastruktur yang ada itu ternyata tidak cukup untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Pada tahun 2014 kita bisa mencapai 8,9 karena adanya investasi dari pengolahan kelapa sawit. Perkebunan itu naik, tapi kembali lagi setelah itu tidak ada investasi dari swasta. Baru pada tahun 2017 meningkat sampai dengan 2018,” ulas Dadal.

(*)

Baca Juga