Belasan Pemuda di Polman Tidak Gunakan Masker Terpaksa Push Up

0
63

Mapos, Polman — Lantaran tak mamatuhi standar prokes seperti menggunakan masker saat keluar rumah, sejumlah warga dan belasan pemuda terpaksa disanksi dengan push up.

Kabag Ops Polres Polman, Kompol Jubaidi, Kamis (14/01/2021) mengatakan, dalam operasi tustisi yang digelar pemerintah dan Polres setempat, masih banyak ditemukan masyarakat tidak mengibdahkan standar protokolkesehatan.

“Pengendara yang melintasi di jalan masih banyak kita temukan tidak menggunakan masker. Sebagai sanksi sesuai aturan protokol kesehatan mereka dikenakan hukuman push up lalu mereka didata dan diberikan nasihat oleh petugas,” sebut Mantan Kasat Reskrim Pokres Majene ini.

Dikatakan, Operasi Yustisi 2021 digelar oleh pihak polisi dengan dibantu Satpol PP. Operasi ini dilaksanakan di Depan Kantor DPRD Kab. Polman Jl. H. A. Depu Kel. Takatidung Kec. Polewali Kab. Polman.

“Kita bukan hanya menggelar razia bagi pengguna jalan saja, tetapi ada petugas kita juga menggelar razia di pusat keramaian seperti pasar dan warung makan. Jadi siapapun yang kedapatan tidak menggunakan masker maka akan kita sanksi, ini demi menjaga dan mengantisipasi penyebarluasan virus corona,” ujar Kompol Jubaidi.

Sejauh ini, polisi masih memberikan sanksi sosial kepada masyarakat yang melanggar. Sanksi berupa push up bahkan menyanyikan lagu kebangsaan hanya dilakukan sementara hingga nantinya ada sanksi lainnya.

“Untuk wanita yang melanggar kita beri sanksi berupa menyanyikan lagu Indonesia Raya, lalu membacakan teks Pancasila dan bagi laki-laki di sanksi push up sebanyak 10 kali serta membuat pernyataan untuk tidak mengulangi kesalahan pelanggaran protokol kesehatan lagi,” pungkas Kabag Ops Polres Polman Kompol Jubaidi.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.