Begini Cara Anggota DPR RI Ini Imbau Vaksinasi

0
334

Mapos, IMBAUAN vaksinasi gencar dilakukan semua pihak. Tidak hanya TNI-Polri, tetapi pejabat negara yang dipilih langsung oleh masyarakat.

Seperti yang dilakukan oleh anggota komisi IV DPR RI, Suhardi Duka (SDK). Dalam resesnya di Sulbar, dia intens menghimbau masyarakat untuk divaksin, tidak takut dengan jarum suntik dan abaikan hoax.

“Sebagai anggota DPR RI representasi dari rakyat Sulbar, saya menghimbau semuanya untuk vaksinasi. Ini adalah upaya keras pemerintah untuk melindungi rakyatnya dari serangan virus Covid-19,” katanya di Kabupaten Mamuju Tengah Rabu (20/10/2021).

Ge
Gerai vaksinasi disiapkan setiap SDK reses di 4 Kabupaten se Sulbar
https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Vaksinasi, lanjutnya, mampu mematahkan pandemi dan meningkatkan herd imunity. Sehingga warga yang sudah divaksin memiliki pejningkatan kekebalan tubuh.

“Jangan dengar informasi dari media-media yang sumbernya tidak bisa dipertanggungjawabkan. Abaikan hoax dan percayakan pada pemerintah untuk menangani pandemi ini. Ikuti anjurannya,” kata SDK.

Keberhasilan penanganan Covid-19 akan mengembalikan kondisi ekonomi secara umum. Termasuk di provinsi Sulawesi Barat yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai petani dan nelayan.

“Saya berada di komisi IV DPR RI, membidangi pekerjaan yang rakyat Sulbar geluti. Saya ingin, petani dan nelayan saya sehat. Agar tingkat kesejahteraan meningkat,” katanya disela-sela pembukaan sebuah pelatihan.

Kepada wartawan mamujupos.com, SDK mengaku heran dengan kondisi bahwa ada rakyat yang enggan divaksin. Menurutnya, ini lebih disebabkan oleh hoax.

Imbauan di Kabupaten Mamuju Tengah0

Karena itu dia meminta agar media-media di Sulbar untuk memberitakan vaksinasi ini secara proporsiaonal. Tidak berasumsi negatif tanpa konfirmasi dan klarifikasi. Sehingga rakyat tidak terhasut dengan berita bohong.

Dalam setiap reses, SDK juga mengajak Puskesmas setempat untuk membuka gerai vaksinasi. Walhasil, tidak sedikit warga yang kemudian mengikuti anjuran itu.

Istri salah seorang nelayan Kabupaten Mamuju, Warniah, mengaku bahwa sebelumnya dia takut dengan vaksinasi dan sama sekali tidak percaya vaksin bisa sembuhkan Covid-19.

“Setelah pak SDK yang sampaikan, saya dan ibu-ibu mau vaksin. Ternyata memang tidak sakit,” katanya.

Di Kabupaten Mamuju Tengah pun demikian. Mayoritas petani sawit divaksin di gerai yang sudah disediakan.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.