Arief Budiman Lantik 112 Tim Seleksi KPU Kabupaten/Kota, Diantaranya Kabupaten Mamasa

Gambar Arief Budiman Lantik 112 Tim Seleksi KPU Kabupaten/Kota, Diantaranya Kabupaten Mamasa Timsel Kabupaten Mamasa.
  • Laporan : Sudirman AZ di Jakarta

Mapos, Jakarta – Ketua Komisi pemilihan umum (KPU) Arief Budiman melantik tim seleksi (timsel) anggota KPU kabupaten/kota masa kerja selama dua bulan (Juli-Agustus 2018). Ada 112 orang yang dilantik sebagai timsel.

“Hari ini kita melantik 112 orang timsel dari 26 Timsel KPU Provinsi dan Timsel Kabupaten/kota se Indonesia yang terdiri dari Timsel KPU Provinsi Sumsel, Timsel KPU Kabupaten/Kota dibeberapa Provinsi diantaranya, Kabupaten/Kota Provinsi Sumut, 2 Kabupaten/Kota Provinsi Sumbar, 2 Kabupaten/Kota Provinsi Babel, 16 Kabupaten/Kota Jawa Barat, 5 Kabupaten/Kota Provinsi DIY, 3 Kabupaten/Kota Provinsi Jateng, 3 Kabupaten/Kota Provinsi Kalteng, 7 Kabupaten/Kota Provinsi Sulut, 8 Kabupaten/Kota Provinsi Bali, 13 Kabupaten/Kota Provinsi Papua dan termasuk timsel KPU Kabupaten Mamasa Provinsi Sulbar,” ujar Arief di Hotel Grand Mercure Harmoni, jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat, Sabtu (23/6/2018).

Arief mengatakan pelantikan yang dibentuk secara tim ini dilakukan karena banyaknya timsel yang harus dilantik. Sebelumnya rekrutmen timsel untuk kabupaten/kota dilakukan dimasing-masing provinsi.

Namun, berdasarkan UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum, maka timsel provinsi, kabupaten/kota direkrut oleh KPU RI.

“Kenapa dibentuk begini karena berbeda dengan dengan 5 tahun lalu, kalau lima tahun lalu timsel itu ada di masing-masing kabupaten karena yang merekrut KPU provinsi. Kalau sekarang KPU RI berdasarkan UU baru, itu harus merekrut KPU provinsi dan KPU kabupaten/kota, karena jumlahnya banyak maka kita bikin zonasi,” ujar Arief.

Arief mengatakan timsel yang akan menyeleksi calon anggota KPU ini terdiri dari berbagai latar belakang. Nantinya, timsel akan diberikan pelatihan terkait tata cara perekrutan, pengelolaan anggaran, hingga tahapan rekrutmen.

“Latar belakangnya akademisi, tokoh masyarakat, ada yang berlatar belakang psikolog, pegiat pemilu dan ahli hukum. Nanti akan diberikan (pelatihan) regulasi untuk melakukan rekrutmen bagaimana, tahapan untuk rekrutmen apa saja, kemudian pengelolaan anggaran, lalu susunan personel yang akan terlibat dalam proses itu,” kata Arief.

Arief menjelaskan calon anggota KPU kabupaten/kota harus memiliki pengalaman tentang kepemiluan, serta memiliki integritas. Selan itu, calon anggota KPU harus mampu bekerja secara tim.

“Dia harus mampu bekerja secara tim, karena di KPU pengambilan keputusan melalui rapat pleno. Kalau yang terpilih orang-orang yang tidak bisa bekerja secara tim akan merepotkan,” sambungnya.

Perekrutan anggota KPU ini tidak dilakukan secara serentak. Sebab, masa akhir jabatan masing-masing anggota KPU yang berbeda.

Arief berpesan kepada semua timsel yang telah dilantik agar pada saat menetapkan calon komisioner lebih menekankan pada tiga aspek yakni, harus berkarakter nasional, mandiri dan transparansi serta akuntabel.

“Hindari melakukan keputusan dalam tekanan dan intervensi dari orang per orang maupun secara kelembagaan,” pesan Arief.

Timsel Kabupaten Mamasa.

Sementara itu, salah seorang timsel Kabupaten Mamasa yang baru dilantik Sudirman AZ mengatakan, adapun masa kerja timsel kabupaten/kota dimulai dari Juni sampai September 2018.

“Untuk tahapan-tahapan pendaftaran KPU Kabupaten Mamasa masih menunggu tekhnis dari KPU RI,” ujar Sudirman.

Selain pelantikan timsel, kata Sudirman, akan dilanjutkan dengan pembekalan yang dimulai pada 22-24 Juni 2018 di Hotel Grand Mercure Harmoni Jakarta.

Pelantikan timsel Kabupaten Mamasa juga didampingi oleh Sekretariat KPU Provinsi Sulbar yang diwakili oleh Baharuddin.

Berikut nama-nama timsel Kabupaten Mamasa yang dilantik :

1. Sudirman AZ, S.PdI., M.PdI
2. Lukman, S.Ag
3. Murni Mogah Tarupay, S.Th
4. Pdt. Paulina Sampe, S.Th., M.Pd.K
5. Robert P. Borong, Ph.D

(*)

Baca Juga