Anak dan Ibu Reaktif Rapid Test Diisolasi di RSUD Majene

Gambar Anak dan Ibu Reaktif Rapid Test Diisolasi di RSUD Majene

Mapos, Majene — Seorang ibu inisial AR (29) dan anaknya inisial AF (3,3) terpaksa diisolasi di RSUD Majene lantaran pada hasil rapid test yang bersangkutan dinyatakan rekatif atau suspect positif Covid-19.

Juru bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Majene, Sirajuddin melalui Kasubag Protokoler dan Komunikasi Pimpinan Sekretariat Daerah Kabupaten Majene, Sufyan Ilbas mengatakan, AR adalah warga Lingkungan Tangnga-tangnga, Kelurahan Labuang Kecamatan Banggae Timur.

Sebelumnya, AR dan suami di Topoyo Mamuju Tengah.

“Beberapa hari lalu, AR beserta anak dan suaminya yang warga Pambusuang pulang ke Majene. Mereka isolasi mandiri dulu di Pambusuang. Menurut keterangannya, keluarganya yang di Pambusuang pernah berkontak dengan salah seorang warga Kandemeng positiv covid. Mungkin itu asal muasalnya,” ungkap Sirajuddin seperti ditirukan Sufyan Ilbas, Sabtu (16/05/2020).

Dikatakan, otoritas terkait masih akan melanjutkan test swab kepada ibu dan anak ini.

“Kita akan lanjutkan dengan tes swab besok. Semoga hasil swabx negatif,” harap Sirajuddin.

Sebelumnya beredar kabar di media sosial bahwa bertambah warga positif Covid-19 di Kecamatan Banggae Timur.

“Tidak benar kabar itu. Yang benar adalah, bahwa ada warga yang hasil rapid testnya reaktif. Artinya, dalam tubuh yang bersangkutan terdeteksi ada antibodinya sedang bekerja melawan benda asing. Benda asingnya belum tentu terdeteksi sebagai virus corona. Jadi kami akan melanjutkan dengan test PCR atau Swab,” kata Sirajuddin.

Dia berharap agar masyarakat bijak menyikapi isu yang beredar.

(*)