Akhir Tahun di Majene Dikawal Do’a dan Dzikir Tutup Tahun

0
153

Mapos, Majene— Tidak seperti biasanya, melepas tahun 2020 Pemkab Majene kali ini melakukan do’a dan zikir bersama dilakukan secara terbatas akibat masih dalam suasana Covid-19.

Acara yang dilakukan di Rujab Wakil Bupati Majene, Kamis (31/12/2020) dihadiri oleh Plt Bupati Majene, Lukman Nurman, Dandim 1401 Majene, Letkol Inf Yudi Rombe, Kapolres Majene, AKBP Irawan Banuaji, Asisten II Setda. Majene, Imam Besar Masjid Agung Raudhatul Abidin, Drs. KH. Syauqaddin Gani dan Para Tokoh Agama.

Plt Bupati Majene dalam sambutannya meminta kepada semua yang hadir untuk dapat mengirimkan do’a kepada almarhum H Fahmi Massiara dengan mengirimkan surah Al Fatiha.

Selaku Pemerintah Kabupaten Majene dan atas nama keluarga katanya, dia mengucapkan terima kasih atas kehadiran Forkopimda, Asisten II Setda. Majene dan para Tokoh Agama Majene.

“Seperti lazimnya setiap tutup tahun atau pergantian tahun kita selalu melaksanakan dzikir dan do’a dengan menghadirkan berbagai elemen masyarakat dan pejabat Pemkab. Majene dalam jumlah yang banyak, namun karena kondisi dalam pandemi wabah Covid-19 yang masih tinggi keadaannya, sehingga Pemerintah baik ditingkat nasional, provinsi dan kabupaten telah mengeluarkan Surat Edaran yang melarang terjadinya perkumpulan massa atau orang dalam pergantian tahun, namun Pemerintah Kabupaten Majene memberikan kesempatan kepada warga masyarakat yang ingin melaksanakan Dzikir dan Do’a dapat dilakukan di rumah masing-masing dengan jumlah yang terbatas, seperti yang kami lakukan malam ini yang hanya dihadiri kurang lebih 15 orang,” ucap Lukman.

Dia bermohon kepada semua yang hadir malam ini agar sudi kiranya selalu mendo’kan pemerintahan Kabupaten Majene, seluruh aparat dan warga Kabupaten Majene senanstiasa dalam lindungan Allah SWT, tetap dalam keadaan sehat wal afiat dalam menjalankan aktifitas sehari hari dan mudah mudahan wabah covid-19 di Kab. Majene dan Negara Indonesia dapat segera hilang dan musnah.

“Salah satu tujuan yang diharapkan dari pelaksanaan Dzikir dan Do’a yang disampaikan adalah sebagai wujud “Taqarrub” (pendekatan diri) kehadirat Allah SWT, juga agar kiranya Allah Yang Maha Kuasa berkenan menjauhkan kita dari berbagai bencana cobaan dan malapetaka di Kabupaten Majene pada umumnya.

Selanjutnya lantunan Do’a dan Dzikir dipimpin langsung oleh Imam Besar Masjid Agung Raudhatul Abidin Saleppa KH. Syauqaddin Gani.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.