Bapenda Sulbar Tuntaskan Integrasi Host to Host E-Samsat dan Jasa Raharja

Mapos, Mamuju – Komitmen Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sulawesi Barat dalam merevolusi layanan perpajakan kembali dibuktikan. Bapenda Sulbar resmi memasuki tahap akhir finalisasi integrasi host to host antara aplikasi e-Samsat dengan sistem PT Jasa Raharja, sebuah langkah strategis yang akan mengakhiri proses pertukaran data secara manual dan membawa pelayanan Samsat menuju era digital yang lebih cepat, akurat, dan terintegrasi.

Finalisasi integrasi tersebut digelar secara daring melalui Zoom Meeting, Sabtu (27/6/2026), dipimpin Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan dan Teknologi Informasi Bapenda Sulbar, Muh. Saleh, bersama Konsultan IT Samsat se-Sulawesi Barat, Bima Setiawan, serta tim teknis Bapenda Sulbar.

Turut mengikuti pertemuan itu Pejabat KBO PT Jasa Raharja Cabang Sulawesi Selatan dan Barat, Panji Wiratama, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Sulawesi Barat, Rusmin, beserta jajaran tim teknis Jasa Raharja.

Melalui integrasi host to host, seluruh proses pertukaran data antara Bapenda Sulbar dan PT Jasa Raharja nantinya akan berlangsung secara otomatis dan real time. Tidak ada lagi proses manual yang selama ini berpotensi memperlambat pelayanan maupun pelaporan. Seluruh alur data akan tersambung dalam satu sistem digital yang aman, akurat, dan efisien.

PT Jasa Raharja Sulawesi Selatan dan Barat menyambut positif percepatan integrasi ini. Kehadiran sistem yang saling terhubung diyakini akan memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan akurasi pengelolaan data antarlembaga.

Konsultan IT Samsat se-Sulawesi Barat, Bima Setiawan, menargetkan proses integrasi rampung dan siap diimplementasikan mulai 1 Juli 2026. Dengan demikian, Sulawesi Barat akan memiliki sistem pelayanan e-Samsat yang semakin modern, cepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Transformasi digital ini menjadi bagian dari upaya mendukung misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan berbasis teknologi, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses dan berkualitas.

Kepala Bapenda Sulawesi Barat, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan bahwa integrasi ini merupakan salah satu langkah besar dalam reformasi pelayanan pajak kendaraan di Sulawesi Barat.

“Kami tidak ingin pelayanan perpajakan berjalan dengan cara-cara lama. Integrasi host to host ini menjadi fondasi menuju ekosistem Samsat digital yang modern, cepat, transparan, dan tanpa sekat antarlembaga. Target kami sederhana, masyarakat semakin mudah mengakses layanan, sementara pengelolaan pendapatan daerah semakin akuntabel dan optimal,” tegas Abdul Wahab.

Dengan finalisasi integrasi ini, Bapenda Sulbar menegaskan posisinya sebagai salah satu pelopor transformasi digital pelayanan Samsat di kawasan timur Indonesia. Langkah ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam menghadirkan layanan perpajakan yang semakin efisien, sekaligus memperkuat optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem yang terintegrasi dan berbasis teknologi.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...