Mapos, MAJENE — Bupati Majene, Achmad Syukri, didampingi Wakil Bupati Majene, Andi Ritamariani Basharoe, secara resmi menutup rangkaian kegiatan Grand Final Lomba Bertutur 2026 Tingkat SD/MI se-Kabupaten Majene yang berlangsung di Ruang Pola Kantor Bupati Majene, Rabu (13/05/2026).
Kegiatan tersebut terlaksana atas kerja sama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia dengan Pemerintah Kabupaten Majene melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan budaya literasi serta minat baca di kalangan pelajar sejak usia dini.
Turut hadir dalam kegiatan penutupan tersebut Staf Ahli Pendidikan dan Sosial Budaya Hj. Najmah M. Bachyt Fattah, S.Ag., MM, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Drs. H. Ilhamsyah Dj, M.Si, para kepala OPD, Kepala Bagian Setda Majene, Kepala UPTD Pendidikan, kepala sekolah, guru, siswa-siswi peserta lomba, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Majene menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, guru pembimbing, serta panitia pelaksana yang telah menyukseskan kegiatan lomba bertutur tahun ini.
Menurutnya, lomba bertutur bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, keberanian, dan kecintaan anak-anak terhadap budaya membaca serta pelestarian cerita rakyat daerah.
“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, rasa percaya diri, dan kecintaan terhadap literasi serta budaya lokal,” ujar Bupati Majene.
Sementara itu, Wakil Bupati Majene menegaskan pentingnya membangun budaya membaca sejak dini sebagai investasi sumber daya manusia di masa depan.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar mampu meningkatkan kualitas pendidikan dan literasi anak-anak di Kabupaten Majene.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Majene, Drs. H. Ilhamsyah Dj, M.Si, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembudayaan gemar membaca tingkat daerah kabupaten/kota melalui bantuan pengembangan program perpustakaan daerah yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik (DAK NF) Tahun 2026 dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.
Ia menambahkan, lomba bertutur menjadi salah satu sarana efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi, keterampilan berbicara, serta kreativitas siswa sekolah dasar dan madrasah ibtidaiyah di Kabupaten Majene.
Suasana penutupan berlangsung meriah dan penuh antusias. Para peserta tampak bangga setelah mengikuti seluruh rangkaian lomba yang menampilkan kemampuan bertutur cerita rakyat dan kisah inspiratif dengan penuh ekspresi dan penghayatan.
Dengan berakhirnya Grand Final Lomba Bertutur 2026 Tingkat SD/MI se-Kabupaten Majene, Pemerintah Kabupaten Majene berharap semangat literasi dan budaya membaca di kalangan generasi muda terus tumbuh dan berkembang demi menciptakan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter.
(*)






