Rawan Banjir dan Lonsor, BPBD dan Camat Sampaga Koordinasi Destana ke BNPB

Mapos, Mamuju — Kecamatan Sampaga masuk daerah kategori rawan bencana banjir dan lonsor di Mamuju. Utamanya Desa Kalonding, Losso dan Sampaga.

Upaya dan terobosan yang di lakukan oleh Kepala BPBD Mamuju, Camat Sampaga dan Husain Mansyur selaku, Kabid. Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Sulbar koordinasi, konsultasi Mitigasi bencana dan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana BNPB, Kamis (21/02/2025).

Hal ini, Berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana dan Peraturan Kepala BNPB Nomor 1 Tahun 2012 tentang Pedoman Umum Desa/Kelurahan Tangguh Bencana.

Rombongan di terima Berton Suar Pelita Panjaitan, S.K.M., M.H.M., Ph.D, Direktur Mitigasi Bencana di Gedung Lt 3 Menara BNPB Jalan Pramuka.

Kepala BPBD Mamuju Muhammad Taslim Sukirno melalui sambungan telepon, mengatakan, pihaknya koordinasi berkenaan dengan kebencanaan. Pemkab Mamuju akan melakukan upaya mitigasi bencana dan pembentukan Destana di Kecamatan Sampaga.

Insya Allah beberapa desa yang rawan banjir dan lonsor dijadikan role mode percontohan bagi desa-desa yang ada di Mamuju,” katanya.

Lebih lanjut, dia menambahkan, “Mitigasi bencana ini bagian atau langkah yang juga dilakukan sebelum bencana terjadi. Atau memperkecil risiko dan melakukan upaya pencegahan.”

Contoh kegiatannya antara lain membuat peta wilayah rawan bencana. Dan cara agar masyarakat dapat dilibatkan, utamanya warga yang tinggal di wilayah rawan bencana.

Camat Sampaga Muhammad Yusuf, mengatakan, pentingnya kesiapsiagaan dan kerjasama lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana. Selain itu, perlunya sinergi antar instansi dan gotong royong dalam upaya membangun ketahanan bencana di masyarakat. Dan juga pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam upaya pencegahan dan mitigasi bencana.

“Kami mengapresiasi BPBD Mamuju, mendukung sepenuhnya program kebencanaan di Kecamatan Sampaga,” tutupnya.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...