Mapos, Mamuju — Bagi masyarakat awam tentu masih banyak yang belum mengetahui apa tugas pokok dan fungsi Direktorat Pengamanan Objek Vital Korps Samapta Bhayangkara Badan Pemelihara Keamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia atau biasa disingkat Ditpamobvit Korsabhara Baharkam Polri.
Direktorat ini merupakan unsur pelaksana utama Korsabhara Baharkam Polri yang berkedudukan langsung di bawah Kakorsabhara.
Kepada Wartawan, Selasa (10/9/2024) Direktur Ditpamobvit, Polda Sulbar, Kombes Pol Jonner Samosir menjelaskan Ditpamobvit memiliki 2 tugas utama, yaitu:
Melaksanakan pengamanan objek vital nasional yang meliputi pengamanan kawasan tertentu, pengamanan VIP, pengamanan pariwisata, pengamanan berlingkup nasional maupun internasional dalam batas kewenangannya, bersama sama dengan otoritas atau pengelola objek vital nasional menyelengarakan supervisi, asistensi, verifikasi dan audit sistem pengamanan objek vital nasional.
“Mengendalikan satuan organisasi dilingkungan Ditpamobvit serta membina fungsi Pamobvit pada satuan kewilayahan,” ungkap Jonner Samosir.
Sementara fungsinya lanjut dia, cukup banyak antara lain, menyusun dan melakukan pengembangan sistem, metode, peraturan yang terkait dengan fungsi teknis Pamobvit.
“Termasuk pengawasan dan supervisi staf serta pemberian arahan guna menjamin terlaksananya penyelenggaraan fungsi Pamobvit. Pelaksanaan sosialisasi, asistensi, verifikasi dan audit sistem pengamanan terhadap objek vital nasional guna menjamin terselenggaranya pengamanan pada objek vital nasional. Dan masih banyak lagi,” ungkapnya.
Lebih jauh dikatakan, masyarakat harus tahu dan faham ketika pihaknya berada dilokasi saat terjadinya aksi unjuk rasa sebagai buntut PHK atas 25 Security di PT RDM (PLTU) Desa Belang-belang, Kecamatan Kalukku, Provinsi Sulawesi Barat pada Senin 2 September 2024 lalu.
“Kita menerima meraka (Pengunjuk rasa) secara humanis. Menyampaikan pendapat boleh-boleh saja, asalka taat akan aturan yang berlaku sesuai SOP. Tapi jika pengunjuk rasa melanggar itu, kami di Direktorat PAM Ovit dan jajaran akan bertindak tegas. Syukurlah, karena kegiatan yang kami kawal saat itu sudah dapat diterima oleh kedua belah pihak dan membuahkan hasil,” pungkasnya.
(*)






