Mapos, Mamuju — Bapperida Sulbar sukses menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dalam rangka Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045 Di Graha Sandeg Kompleks Perkantoran Gubernur Sulbar, Kamis, (04/01/2024).
Hadir dalam FKP ini anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Sulbar, Bupati se-Sulbar, tenaga ahli Gubernur Sulbar sejumlah pimpinan Forkopimda Sulbar, baik hadir secara langsung maupun secara virtual.
Kepala Bapperid Sulbar Junda Maulana mengatakan, Forum Konsultasi Publik merupakan sarana yang digunakan untuk menyampaikan informasi terkait rancangan awal RPJPD Sulbar tahin 2025-2045.
“Seluruh proses tersebut mampu menghasilkan perencanaan pembangunan yang bersifat partisipatif, efektif dan efisien,” katanya.
Penyusunan RPJPD Sulbar melalui beberapa tahapan. Mencakup orientasi dalam penyusunan awal RPJPD, FGD dan berbagai kegiatan lainnya.
Forum ini diakui menjadi salah satu upaya pendekatan partisipatif dalam menjaring aspirasi berbagai pemangku kepentingan untuk menyusun perencanaan pembangunan yang lebih baik akuntabel bagi RPJPD 2025-2045
Sekprov Sulbar Muhammad Idris, mengatakan, RPJPD nantinya menjadi rujukan kedepan sehingga penting menghadirkan berbagai komponen. Selain itu, dokumen RPJPD juga harus terkait dengan dokumen sebelumnya dan aktor aktor masa depan. Kemudian adanya kesinambungan kebijakan makro nasional.
Sementara Pj Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengatakan, dalam menyusun RKPD harus memperhatikan perubahan-perubahan nyata di suatu wilayah. Tujuannya agar dapat mengelola indeks demografi dengan baik. Perubahan nyata tersebut dapat diukur dengan pendekatan sosialologis dan spritual-religiuitas.
(*)






