
Mapos, Polman – Angin puting beliung yang menimpa dua Kelurahan, yakni Keluarahan Wattang dan Lantora dalam Wilayah Kecamatan Polewali Kabupaten Polewali Mandar provinsi Sulbar yang mengakibatkan puluhan rumah warga rusak merupakan musibah tahunan. Kejadian itu terjadi pada Minggu (22/10/2017), sekitar pukul 20.30 wita.
Agus Salam mengatakan, sebanyak 63 rumah rusak, di antaranya ambruk dan belasan pohon tumbang. Peristiwa tersebut berawal dari hujan deras yang mengguyur Keluarahan Wattang dan Lantora, lalu setengah jam kemudian datang angin kencang yang merobohkan sejumlah rumah.
“Untungnya tidak ada korban jiwa karena secara spontan warga langsung keluar dari rumah mereka,” katanya, Sabtu (28/10/2017).
Dia menuturkan, dari puluhan rumah yang rusak sekira 63 kepala keluarga yang harus diberikan bantuan. Namun, hingga saat ini bantuan hanya bersumber dari BPBD Polman.
“Kami berharap, Pemkab Polman secepatnya memberikan bantuan pasalnya hingga saat ini warga yang rumahnya ambruk terpaksa mengungsi di rumah saudaranya,” ujarnya.
Menurutnya, peristiwa angin puting beliung hampir terjadi setiap tahun, dampaknya diduga disebabkan kondisi hutan yang dialihfungsikan menjadi perkebunan sehingga hantaman angin puting beliung langsung mengenai rumah warga.
“Musibah puting beliung terparah terjadi pada 2017,” katanya.
Sementara itu, salah seorang warga setempat yang juga rumahnya terkena hantaman puting beliung, Ahmad berharap secepatnya ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten Polman.
“Belum ada bantuan, baru dari BPBD Polman saja sedangkan warga sangat membutuhkan perbaikan fasilitas rumah bukan bantuan makanan,” kata Ahmad.
(Andi Rasyid Mordani)






