
Mapos. Majene – Dua Warga Negara Indonesia (WNI) asal Sendana Majene Safaruddin dan Syawal yang sebelumnya telah dibebaskan dari penyanderaan kelompok bersenjata Abu Sayyaf telah tiba di Bandara Tampa Padang Mamuju, Sulawesi Barat. Jumat (15/09/2017).
Kedatangan keduanya disambut oleh Kapolsek Sendana AKP Muh.Thamrin Nur bersama Briptu Safril Bhabinkamtibmas Desa Tallubanua dan Tallubanua Utara di Bandara Tampa Padang.

Pukul 12.15 WITA, bersama perwakilan Menlu RI, kedua Korban penyanderaan tiba di bandara Tampa Padang Mamuju, selanjutnya dilakukan proses pemulangan menuju ke kediamannya di Desa Tallubanua Sendana, Majene.
Pukul 16.15 WITA, keduanya tiba di Dusun Poniang Tengah Desa Tallubanua Kecamatan Sendana Kabupaten Majene didampingi oleh Perwakilan Menlu RI, beserta Kapolsek Sendana dan Bhabinkamtibmas.

Turut hadir dalam penyambutan, Bupati Majene, Kapolres Majene, Dandim 1401 Majene, Kadis tenaga kerja, Seluruh Tokoh Masyarakat, Seluruh Tokoh Adat, Seluruh Tokoh Agama, Camat Sendana dan Danramil.
Setiba di kediamannya, dilanjutkan dengan prosesi penyerahan korban penyanderaan secara resmi oleh perwakilan Menlu RI Fadly Ahmad kepada Bupati Majene Fahmi Massiara selaku Pemerintah Daerah.
“Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT, akhirnya 2 WNI yang disandera oleh kelompok bersenjata sudah dapat dibebaskan,” ucap Bupati Majene Fahmi Massiara.
Rasa haru pun tak dapat terbendung dari pihak keluarga beserta seluruh yang hadir dalam penyambutan tersebut.
(fitria)






