Tetap Tekankan Prokes Covid-19, Cinepolis Matos Beroperasi Kembali

0
85
Suasana pelayanan pembelian tiket di Cinepolis Cinemax Matos Mamuju setelah kembali beroperasi di tengah pandemi Covid-19. Jarak antara pengunjuk diberikan batas maksimal satu meter

Mapos, Mamuju – Setelah tutup sejak Maret 2020 karena situasi pandemi Covid-10, Cinépolis Cinemax di Maleo Town Square (Matos) Mamuju, kini telah dibuka beroperasi.

Untuk mencegah penularan virus, Cinepolis Cinemax melakukan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sesuai dengan peraturan dan rekomendasi pemerintah.

Ini sudah pasti menjadi kabar baik untuk para pecinta film dan bioskop di Mamuju. Setelah sekian lama berdiam diri di rumah karena wabah virus yang disebut sangat berbahaya.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Persiapan penerapan protokol yang telah diterapkan manajemen Cinepolis Cinemax pun memerlukan upaya yang serius dari seluruh tim dan karyawan.

Untuk menunjukkan komitmennya dalam mematuhi protokol kesehatan, Cinépolis Cinemas telah menerapkan 71 protokol pelayanan yang bertujuan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Mulai dari depan pintu, kita melakukan scan barcode, kita membantu pemerintah melakukan pelacakan terhadap orang-orang yang datang disini, kemudian pemeriksaan suhu badan dan menggunakan hand sanitizer. pengunjung dengan suhu tubuh 37.3 celsius masuk dalam Cinema,”kata kata Supervisor Cinepolis Matos Mamuju Ruslan, Sabtu (5/12/2020) malam.

Pihak Cinepolis juga membatasi usia pengunjung. Kemudian mewajibkan penonton menggunakan masker, jarak aman, seperti mengosongkan sebagian kursi di dalam bioskop.

“Setelah masuk dipintu Cenopolis, satu loby dengan tiga pos pelayanan pembelian tiket hanya boleh ditempat 15 orang, satu pos lima orang, jaraknya sudah kami atur, maksimal satu meter. Setalah selesai membeli tiket, tidak boleh menunggu di dalam, kita persilahkan keluar kembali untuk menunggu, nanti 15 menit sebelum tayang baru bisa masuk,” tuturnya.

Untuk memudahkan pengunjung yang tidak ingin capek antri membeli tiket, Cinepolis menyediakan layanan penjualan tiket melalui daring.

“Kemudian sesuai peraturan pemerintah, kapasitas di dalam studio pun dibatasi menjadi hanya 50 persen, normal dalam satu show itu, bisa menampun 154 penonton, sekarang sisa 77 orang saja, karena kita buatkan jarak satu kursi,” terangnya.

Dalam keterangan tertulisnya CEO Cinépolis Cinemas Indonesia, Gerald Dibbayawan, mengatakan bahwa situasi ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, bersama dengan pemerintah dan mall sebagai partner dalam pembukaan di tengah pandemi ini.

“Mereka telah memberikan dukungan kepada kami untuk mensukseskan dibukanya kembali bioskop Cinepolis di Maleo Town Square,”kata Gerald.

Ia menambahkan, pihaknya memahami dan mendukung keputusan pemerintah. Namun, seiring berjalannya waktu, pemerintah dapat melonggarkan pembatasan bioskop.

“Bioskop di banyak negara sudah dibuka sejak Juni lalu, hingga saat ini belum ditemukan kasus Covid-19 yang menyebar melalui bioskop,” kuncinya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.