Terima Kasih TNI

0
245

Mapos, Mamuju – Tunai sudah tugas Satgas Bencana TNI AD. Upacara pelepasan digelar di pelabuhan Lanal Provinsi Sulawesi Barat, Sabtu (13/03/2021).

Upacara dipimpin langsung oleh Majen TNI Andi Sumangerukka, SE. Panglima Kodam XIV Hasanuddin. Didampingi Danrem 142 Tatag, Dandim 1418 Mamuju dan dihadiri Wakil Gubernur Sulbar, Unsur Forkopimda Bupati Mamuju, bupati Majene, kapolda kabinda dan seluruh tamu undangan

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Dalam amanatnya Pangdam XIV Hasanuddin mengatakan bahwa hampir 2 bulan para prajurit yang tergabung dalam Satgas penanggulangan bencana alam berada di wilayah Mamuju dan Majene. Sejak Bulan Januari 2021, dimana Satgas ini telah berhasil melaksanakan misi kemanusiaan. Seperti penanganan kesehatan masyarakat dengan menyediakan fasilitas berupa Rumah Sakit Lapangan dan mendirikan Posko kesehatan, membuka akses jalan di desa-desa yang terisolir, pendistribusian air bersih kepada warga korban bencana serta pemberian bantuan sembako dan kegiatan lainnya.

‘Dengan rasa bangga saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota Satgas atas peran yang telah ditunjukkan selama melaksanakan tugas penanggulangan bencana di daerah ini. Sebab sendi kehidupan masyarakat di Sulawesi Barat dapat cepat pulih kembali karena adanya peran serta semua pihak termasuk keterlibatan prajurit TNI yang bahu membahu melaksanakan tugas bantuan kemanusiaan,” tuturnya.

Hal tersebut, lanjutnya, sekaligus sebagai wujud penjabaran jati diri TNI sejati. Yaitu Tentara Rakyat, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.

“Kalian telah cerminkan selama mengemban tugas kemanusiaan di daerah ini,“ katanya .

Pangdam berharap berbagai pengalaman dan keberhasilan selama melaksanakan misi mulia ini, dapat menjadi bekal berharga untuk menyongsong tugas-tugas pengabdian yang akan datang. Ditegaskan, prajurit TNI adalah patriot bangsa.

“Keberhasilan yang telah dicapai selama melaksanakan tugas mulia di daerah Provinsi Sulawesi Barat tentu merupakan suatu kebangaan. Namun hal terebut jangan membuat kalian bersikap tinggi hati, yang pada akhirnya dapat merugikan dan menurunkan martabat, kehormatan dan jati diri kalian sebagai prajurit yang pernah menyandang kehormatan dalam pelaksanaan tugas misi kemanusiaan di tempat lainnya,” pesannya.

Keberhasilan tersebut justru harus dijadikan sebagai motivasi untuk lebih dewasa dalam berfikir, bersikap dan bertindak sehingga pada pelaksanaan tugas yang akan datang akan lebih baik.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.