Mapos, Majene – Di desa Putta’da Kecamatan Sendana pada Senin (13/11/2017) menyisakan duka yang mendalam bagi satu keluarga di desa itu. Pasalnya, dua warga desa dinyatakan tewas hanyut terbawa arus sungai Pa’kadungan setelah hujan deras mengguyur desa itu.
Menurut Kapolsek Sendana AKP. Muh Thamrin Nur, sekitar pukul 15.30 Wita, dua warga desa Putta’da datang ke Mapolsek Sendana melaporkan bahwa, ada dua orang warga desa Putta’da yang diperkirakan hanyut terbawa arus sungai pada saat hendak ke kebunnya.
Dua orang yang diduga hanyut itu berjenis kelamin perempuan dan diketahui masing-masing bernama Harma (25) ibu rumah tangga, alamat Limboro Utara desa Limboro yang tak lain Istri Jumaali. Dan Halisa (50) pekerjaan urusan rumah tangga, alamat Putta’da dusun Putta’da yang tak lain Ibu dari Jumaali.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, anggota polsek Sendana di bawah pimpinan Kapolsek Sendana AKP Muh Thamrin Nur langsung mengecek ke rumah korban.
Berdasarkan keterangan keluarga korban, pada hari Senin tanggal 13 November 2017 sekitar pukul 07.00 Wita, Jumaali bersama istri dan ibunya serta Armansyah berangkat ke kebun mereka di dusun Putta’da.
Kemudian pada sekitar pukul 13.30 Wita terjadi hujan deras yg mengakibatkan air sungai Pa’kandungan yang mereka lalui meluap dan menerpa keluarga ini.
Jumaali dan Armansyah, berhasil lolos dari kepungan arus air sungai yang meluap. Sayangnya, Harma dan Hanisa tidak dapat meloloskan diri akibat derasnya air sungai.
Melihat istri dan ibunya hanyut terbawa arus sungai, Jumaali dan Armansyah kemudian berlari menuju ke dusun Pullobe desa Limboro yang dekat dengan TKP untuk meminta bantuan dengan menemui salah seorang warga dusun bernama Acca (35).
Tidak menyia-nyikan waktu, petani dusun ini kemudian memanggil keluarga korban lainnya berbanama Ari (14) untuk menyisir alur sungai dimana korban diduga hanyut.
Sekitar pukul 15.00 Wita, kurang lebih 10 orang keluarga korban berangkat menuju TKP untuk membantu pencarian dan berusaha melakukan upaya dengan cara berjalan kaki menyisir sungai yg melintasi Desa Puttada dan Desa Paminggalan.
Sekitar pukul 20.30 Wita salah seorang warga desa Putta’da yang ikut dalam pencarian bernamaTila (20) datang memberikan informasi bahwa salah seorang korban bernama Hanisa ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di Sungai Palokka desa Putta’da.
Lima belas menit kemudian, keluarga korban bersama warga lainnya diperkirakan sekitar 10 orang langsung menuju ke lokasi ditemukannya korban untuk penjemputan.
Dan sekitar pukul 00.00 Wita jenazah korban bernama Hanisa berhasil dievakuasi warga dengan jalan ditandu oleh warga menggunakan sarung ke dusun Putta’da desa Putta’da dan selanjutnya dibawa ke rumah duka dengan menggunakan mobil patroli polisi.
Sementara korban lainnya bernama Harmia berhasil ditemukan warga lainnya bernama Abd Rahman dan Naharuddin sekitat pukul 22.30 Wita juga dalam keadaan meninggal dunia.
Kapolres Majene AKBP Asri Effendy dikonfirmasi terpisah membenarkan kejadian ini. “Alhamdulillah, kedua korban berhasil ditemukan malam tadi,” sebut Asri Effendy.
(fajar soenoe)







