Tepat Awal Tahun Kantor KONI Sulbar Diresmikan, Zudan: Ingin Melihat Atlet Sulbar Berdiri di Podium I

Mapos, Mamuju — Tepat hari Senin tanggal 1 Januari 2024, Pj. Gubernur Sulbar Prof. Zudan Arif Fakrulloh meresmikan kantor KONI Sulbar yang lokasinya berada tepat disamping UPTD PPLP Sulbar.

Hadir dalam peresmian Kepala Bappeda Sulbar Junda Maulana, Kadispora Sulbar Saparuddin Sanusi dan Plt. Kadis PU Sulbar Rachmad. Juga Ketua KONI Sulbar Ali Baal Masdar, para pengurus teras KONI Sulbar dan sejumlah pengurus cabor provinsi.

“Bangunan ini dinilai cukup kecil dengan ukuran 27,5 x 30 meter. Namun masih banyak lahan yang bisa dimanfaatkan,” kata Rachmad.

Disebutkan, usulan pembangunan kantor KONI Sulbar awalnya sebesar Rp11 miliar lebih dengan desain 2 lantai. Namun kemampuan anggaran hanya sebesar Rp2 miliar lebih.

Sementara Ali Baal Masdar (ABM), mengaku lega akhirnya KONI Sulbar memiliki kantor sendiri.

“Selama ini hanya sewa ruko. Alhamdulillah sekarang sudah punya kantor sendiri. Meski kecil tapi manfaatnya sangat besar,” katanya.

Dia menuturkan bahwa di PON Papua, Sulbar hanya mampu meloloskan 4-5 cabor. Sakarang 12 cabor.

“Masih ada 3 cabor yang belum terakomodir dan lolos PON. Yaitu panahan, sepak takraw  dan menembak. Ini perlu dicarikan solusi karena dana Sulbar untuk PON Aceh-Sumut minim. Kami pun masih menunggu SK dari KONI pusat,” katanya.

Alasan mendasar peresmian dilakukan tepat pada awal tahun, diungkap Zudan. Pj. Gubernur ini mengungkapkan, salah satu alasannya adalah agar momen ini mudah diingat.

“Ini adalah momen yang penuh bahagia mengawali tahun 2024 dengan aktivitas yang sangat positif. Di 7 bulan pertama menjabat sebagai Gubernur Sulbar,barat naik mobil itu di gigi 1, 2, 3 dan 4. Nah tahun ini kita sudah lebih kencang lagi masuk gigi 6,7,8. Maka saya beritahu pak ABM, peresmiannya kalau bisa tanggal 1. Jadi mudah kita mengingatnya dan mengawali aktivitas kegiatan,” kata Zudab.

Artinya, lanjut Zudan, pemerintahan itu sesungguhnya tidak ada liburnya. Pemerintahan itu melayani terus-menerus.

“Contoh yang paling nyata adalah di rumah sakit umum daerah. Kemarin pak Syahrir,  pak ABM dab teman-teman ada yang ke saya tanya, pak boleh nggak kita rapat di hari libur, paripurna DPRD di hari libur, pembahasan APBD di hari libur, tanda tangan di hari libur? Saya bilang, boleh banget. Kalau hari libur enggak boleh bekerja, bayi lahir di rumah sakit enggak ada yang nolong,” tuturnya.

Ke depan pemerintahan akan jauh lebih efisien karena bisa bekerja dari manapun dengan tanda tangan elektronik, dengan sistem aplikasi yang berbasis elektronik.

Alhamdulillah hari ini saya melihat ini yang luar biasa. Kantor KONI Sulbar ngalahin kantornya para Kepala OPD. Ini lega banget dan In syaa Allah dengan teknik rekan-rekan yang bisa bergerak digital kantor ini akan sangat cukup,” katanya.

Zudan pun meminta Rachmad untuk perbaiki lingkungannya agar bisa menjadi lebih Asri lagi.

“Kantornya kecil enggak apa-apa yang penting prestasi dan karyanya besar. Saya mendukung penuh pak ABM untuk prestasi dan karya besar di PON 2024 di Sumatera Utara dan di Aceh. Nanti kekurangan dana kita carikan bersama-sama. Saya juga ingin atlet Sulawesi Barat itu berdiri di podium yang ada tulisan angka 1. Terima pengalungan medali emas,” kuncinya.

(*)

error: Maaf... ! Web ini di Protek yaaa...