Polisi Tangkap Sepasang Kekasih Pelaku Aborsi

0
89

Mapos, PolmanĀ – Ryan Anggara dan Suryanti ditangkap Tim Buser Polres Polman.

Keduanya ditangkap di rumahnya masing-masing di Polewali.

Keduanya yang merupakan pasangan kekasih ini ditangkap karena diduga melakukan aborsi.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Janin tersebut kemudian dikuburkan tidak jauh dari rumah Ryan di Jalan Bahari Kelurahan Polewali Kecamatan Polewali Kabupaten Polman tepatnya di pekuburan umum.

Pada saat penangkapan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa sekop yang digunakan untuk menguburkan janin dan orok bayi yang terbungkus

Kapolres Polman AKBP Muh. Rifai mengatakan Ryan Anggara dan Suryanti telah ditetapkan sebagai tersangka. Sabtu (24/3/2018).

Menurutnya, penyidik masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan kepada kedua tersangka. Kedua tersangka pun sudah mengakui perbuatannya.

Rifai menjelaskan, Suryanti melakukan aborsi di kamar hotel Polewali Indah pada 17 Februari 2018, pukul 18.30 Wita.

Jasad bayi itu kemudian dibawa kekasihnya, ke pekuburan depan rumah Ryan untuk dikuburkan itu hari juga pada 18 Februari 2018 pukul 02.00 Wita dini hari.

“Keduanya mengakui nekat melakukan aborsi karena takut ketahuan keluarga dan suami Suryanti,” tutur Rifai.

Laporan ini terkuat, setelah suami dari Suryanti, Husain melaporkan ke Polisi berdasarkan LP/B/68/III/2018/Sulbar/Res Polman/Spkt, tanggal 20 Maret 2018.

“Aborsi itu merupakan kesepakatan keduanya. Jasad bayi itu ditemukan di pekuburan Pantai Bahari,” ujar Rifai.

Kini keduanya telah diamankan di rutan Mapolres Polman.

Polisi Tangkap Sepasang Kekasih Pelaku Aborsi.

Adapun pasal yang di sangkakan terhadap Suryanti Alias Yanti yakni Pasal 77A Jo Pasal 45A UU No. 35 tahun 2014 tentang Perubahan UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 346 KUHPidana dengan ancaman maksimal 14 Tahun Penjara.

Sedangkan Ryan Anggara alias Ryan disangkakan pasal 77A Jo 45A UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 346 Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1e KUHPidana dengan ancaman hukuman maksimal 14 Tahun penjara.

(ipunk)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.