Pemprov Sulbar Genjot Vaksinasi

0
41

Mapos, Mamuju – Upaya pemerintah provinsi Sulawesi Barat dalam mengejar capaian vaksinasi Covid-19, guna mewujudkan kekebalan kelompok atau herd immunity terus meningkat.

Presentasi capaian menuju 70 persen vaksinasi terus mengalami kenaikan di seluruh Kabupaten di Sulawesi Barat.

Secara keseluruhan di Sulawesi Barat, berdasarkan update data dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat per tanggal 18 November 2021, dosis pertama vaksinasi mencapai 44,91 persen atau 489.142 sasaran. Sementara untuk dosis kedua mencapai 24,54 persen atau 267.253 sasaran, dengan total sasaran 1.089.240.

https://mamujupos.com/wp-content/uploads/2021/02/IMG-20210212-WA0059.jpg

Total dosin vaksin yang telah diterima Pemprov Sulbar sebanyak 1.165.050 dari lima jenis varian vaksin yakni Sinovac 694.300 dosis, Astra Zeneca 223.590 dosis, Moderna 84.840 dosis, PFpizer 112.320 dosis dan Sinopharm 50.000 dosis.

Capaian vaksinasi Pemprov Sulawesi Barat, untuk tenaga kesehataan dengan total sasaran 9.445. Capaian dosis pertama 10.682 atau 113,10 persen. Dosis kedua, 9.718 atau 102,89 persen dan dosis ketiga atau booster 5.007 atau 53,01 persen.

Untuk pelayana publik dengan totoal sasaran 111.643. Capaian dosis pertama 129.973 atau 116,42 persen, dosis kedua 75.553 atua 67,67 persen.

Lansia dengan total sasaran 89.146. Capaian dosis pertama 20.599 atau 23,11 persen dan di dosis kedua 9.928 atau 11,14 persen.

Masyarakat umum, total sasaran 715.281. Dosis pertama 254.668 atau 35,60 persen dan di dosis kedua 132.605 atau 18,54 persen.

Remaja dengan total sasaran 163.725, di dosis pertama baru mencapai 73.220 atau 44,72 persen dan di dosis kedua 39.449 atau 24,09 persen.

Capaian vaksinasi untuk remaja masih jauh dari target yang diinginka pemprov Sulbar. Sehingga pihaknya terus berupaya memaksimalkan vaksinasi dikalangan remaja dengan masyasar sekolah.

Kepala Dinas Sulbar, drg. Asran Masdy menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait baik ke Pemerintah-pemerintah Kabupaten dan TNI/Polri untuk terus menggalakan vaksinasi guna menuju capaian 70 persen.

Hal ini juga guna mengantispasi lonjakan kasus Covid-19 atau gelombang ketiga menjelang Natal dan Tahun Baru atau Nataru. “Kita saat ini juag intens berkoordinasi dengan pemerintah Pusat bagaimana bisa menjamin kertersediaan vaksin,” katanya.

Dalam upaya percepatannnya, dia mengungkapkan, Dinas Kesehatan membuka ruang untuk berkolaborasi dengan pihak manapun yang ingin menyelanggarakan vaksinasi Covid-19.

“Dan kita support ketersediaan vaksin nya supaya bisa mempercepat capaian-capaian realisasi vaksinasi,” ungkapnya.

(*)

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.