Pelaku Usaha Sorot Pelayanan Koperindag Mamasa

Gambar Pelaku Usaha Sorot Pelayanan Koperindag Mamasa

Mapos, Mamasa – Pelayanan kurang menyenangkan dialami salah seorang pelaku usaha di Mamasa. Hal ini dialami Poki Bombong, seorang wiraswasta yang bergerak dibidang usaha pemasaran kopi olahan.

Poki menyampaikan kepada awak media yang mencari tahu kebenaran kejadian tersebut menuturkan mendapat perlakuan kurang mengenakkan dari Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian, dan Perdagangan Mamasa (Koperindag), Yahyadin Karim.

“Saya mau mengurus rekomendasi untuk permohonan bantuan ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB), namun tidak mendapat tanda tangan dari kepala dinas,” terangnya, Selasa (19/11/2019).

Ia kemudian menguraikan kronologis yang dialaminya. Ia mengatakan telah melalui prosedur layanan sesuai alur yang ada di kantor tersebut. Namun ia merasa dipersulit lantaran rekomendasi yang diurusnya tidak mendapat tanda tangan dari kepala dinas. “Saya datang tidak langsung masuk, saya melewati prosedur karena saya sudah melihat alur pelayanannya,” katanya mulai menguraikan kronologis kejadian.

Ia menjelaskan sebelum dipersilahkan bertemu kepala dinas diruangannya, dirinya mengaku sudah lama menunggu namun tidak ada yang menghiraukan. “Karena terlalu lama saya coba bertanya ke staf, baru saya diantar masuk,” jelasnya.

Ia lanjut menjelaskan pada saat masuk ke ruangan kepala dinas, dirinya masuk sambil menunduk sembari menuju kursi yang disiapkan bagi tamu. “Ada salah satu kepala bidang yang berada dalam ruangan, saya dipersilahkan masuk, lalu pak kepala dinas menanyakan maksud kedatangan saya,” lanjutnya.

Ditanya demikian, ia lalu menjawab bahwa di kementrian ada pemberian permodalan pinjaman ke pelaku usaha, untuk itu dirinya meminta rekomendasi dari dinas terkait.

“Pak kepala dinas lalu bilang sama ibu kepala bidang yang ada juga diruangan supaya berkas yang saya bawa dipelajari dulu,” katanya.

Poki menuturkan langsung mengejar ibu kepala bidang dan mendapatkan informasi yang mencengangkan.

“Kata ibu kepala bidang, dia (kepala dinas, red) kecewa sama saya kerena sudah diatas angin. Tidak tau apa maksudnya, mungkin karena selama ini saya lebih banyak join dengan pihak dinas di provinsi,” tuturnya.

Awak media yang coba mengkonfirmasi hal tersebut pada jam kedua setelah waktu  istirahat sekitar pukul 14.45 Wita mendapati kantor Koperindag Mamasa yang nyaris sepi. Hanya ada beberapa staf yang nampak mengisi kantor, padahal saat itu masih jam kantor.

Salah seorang staf yang ditanya mengungkapkan kebanyakan kepala bidang dan staf sedang tugas luar. “Pak kadis tadi masuk tadi pagi, tapi jam kedua ini pulang istirahat dan belum tahu apakah masih akan masuk kantor atau tidak,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan staf lainnya yang mengaku jika beberapa kepala bidang sedang tugas luar.

“Banyak yang tugas luar, ibu kepala bidang tadi sempat masuk juga tapi pulang, mungkin ada halangannya jadi tidak masuk jam kedua,” ujarnya.

(KD)

Baca Juga